Prospek untuk Ekspor Buah Vietnam

(VOVWORLD) - Tahun lalu, nilai ekspor buah dan sayur Vietnam mencapai lebih dari 3,3 miliar USD. Hasil ini dinilai cukup positif. Menurut badan-badan usaha dan asosiasi industri, hal ini dianggap sebagai prasyarat bagi ekspor buah Vietnam untuk melakukan terobosan pada tahun ini.
Prospek untuk Ekspor Buah Vietnam - ảnh 1Ilustrasi (Foto: tienphong.vn)

Pada akhir November tahun lalu, batch pertama jeruk bali Vietnam dengan sekitar 40 ton secara resmi diekspor ke Amerika Serikat. Ini merupakan pasar besar yang sangat potensial, dengan nilai ekonomi yang bisa meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan konsumsi dalam negeri. Dengan demikian, omzet eksportir jeruk bali pada tahun 2022 akan tumbuh hingga 60% dan diharapkan terus tumbuh tahun ini, ketika Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam sedang melakukan negosiasi lebih lanjut di banyak pasar lain seperti: Jepang, Selandia Baru, Australia, dan sebagainya.

Sebelumnya, pada September tahun lalu, setelah lebih dari 4 tahun negosiasi dan melalui banyak proses pemeriksaan ketat, Tiongkok - pasar konsumen terbesar dunia - secara resmi membuka pintu bagi durian segar Vietnam untuk resmi di impor ke Tiongkok. Ini dianggap sebagai tonggak penting dalam perjalanan membawa buah-buahan Vietnam ke dunia. Bapak Nguyen Dinh Tung, Ketua Dewan Komisaris, Direktur Utama Perusahaan Ekspor-Impor Vina T&T, mengatakan: 

“Pada tahun 2023, kami menargetkan tumbuh 30-40% karena kami sudah memiliki 2 produk utama yaitu jeruk bali ke AS dan durian ke Tiongkok. Pada 8 Januari, pasar Tiongkok juga melonggarkan kebijakan Zero-covid serta kembali membuka pintu sepenuhnya. Itu adalah dasar bagi harapan kami.”

Pada tahun ini, produk buah utama yang berkualitas tinggi dan memiliki keunggulan kompetitif Vietnam akan terus dinegosiasikan oleh badan-badan fungsional di banyak pasar baru. Tahun ini ekspor buah Vietnam diperkirakan tumbuh sekitar 20% dibanding tahun lalu.

Komentar

Yang lain