Provinsi Khanh Hoa perlu Lakukan Perkembangan Terobosan dan Menjadi Kutub Pertumbuhan di Seluruh Daerah dan Negeri

(VOVWORLD) - Dalam rangka kunjungan kerjanya di Provinsi Khanh Hoa, Perdana Menteri (PM) Vietnam, Pham Minh Chinh dan rombongan kerja Pemerintah, pada Sabtu sore (01 April), telah melakukan pertemuan dengan pimpinan teras Provinsi Khanh Hoa tentang situasi pengembangan sosial-ekonomi serta penanganan semua usulan dan rekomendasi dari provinsi ini untuk mendorong perkembangan secara cepat dan berkelanjutan.          
Provinsi Khanh Hoa perlu Lakukan Perkembangan Terobosan dan Menjadi Kutub Pertumbuhan di Seluruh  Daerah dan Negeri  - ảnh 1PM Pham Minh Chinh berbicara di depan pertemuan tersebut (Foto: VOV)

Ketika berbicara di depan  pertemuan tersebut, PM Pham Minh Chinh meminta Provinsi Khanh Hoa supaya secara tuntat melakukan perkembangan terobosan pada beberapa tahun mendatang dan menjadi kutub pertumbuhan di seluruh daerah dan negeri. Provinsi ini perlu merapti kenyataan, mengembangkan dengan kuat semua potensi dan keunggulan dari satu provinsi pesisir; fokus memperbaiki lingkungan investasi dan bisnis, meningkatkan daya saing; dan memperbaiki secara cepat semua kriteria tentang daya saing tingkat provinsi.          

Beliau juga menaruh perhatian dalam menggelar secara sinkron semua solusi pembangunan ekonomi bahari dan membela kedaulatan laut dan pulau, titik beratnya ialah wisata laut dan pulau, jasa yang berkualitas tinggi, pelabuhan laut dan sebagainya. Khususnya, provinsi ini berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan instansi untuk membangun kabupaten pulau Truong Sa menjadi pusat ekonomi, budaya, dan sosial di laut  dari seluruh negeri; kawasan defensif yang mantap, turut membela kedaulatan laut dan pulau yang suci dari tanah air.          
Kepala Pemerintah meminta Provinsi Khanh Hoa untuk meningkatkan efektivitas menyerap dan menggunakan modal investasi, fokus pada 03 zona motivasi ekonominya ialah Zona Ekonomi Van Phong, Kota Nha Trang, dan kawasan Teluk Cam Ranh. 

                                                                                               

Berita Terkait

Komentar

Yang lain