Rusia Tidak Akan Tunduk Menghadapi Tekanan dan Kekerasan

(VOVWORLD) - Pada Minggu (29 Juni), Juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov menegaskan bahwa pemberian tekanan terhadap Rusia adalah “tidak efektif”. Pernyataan ini dikeluarkan Dmitry Peskov ketika menjawab pertanyaan wartawan Pavel Zarubin, Radio Russia-1 tentang perihal Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang beranggapan bahwa paket sanksi Uni Eropa dikeluarkan untuk mendorong Rusia duduk di meja perundingan.
Rusia Tidak Akan Tunduk Menghadapi Tekanan dan Kekerasan - ảnh 1Juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov (Foto: Xinhua/VNA)

Dalam pernyataannya, Juru bicara Istana Kremlin menunjukkan bahwa hanya bisa mendorong Rusia duduk di meja perundingan dengan logika dan argumentasi. Tidak bisa mendorong Rusia ke meja perundingan dengan hanya tekanan atau kekerasan. Menurut Dmitry Peskov, Rusia akan mengurangi akibat dari sanksi-sanksi baru yang dikenakan Uni Eropa, bersamaan dengan itu menganggap sanksi-sanksi ini sebagai “pisau bermata dua”. Peskov menilai bahwa dengan banyak kemungkinan Uni Eropa akan mengenakan lagi sanksi, tetapi Rusia telah “membangun daya tahan” atas langkah-langkah sanksi ini.

Komentar

Yang lain