RUU mengenai Badan Usaha (amandemen) diharapkan akan menciptakan syarat yang longgar untuk badan-badan usaha

(VOVWORLD) - Di hari kerja ke-2 Persidangan ke-9, Majelis Nasional (MN) angaktan XIV, pada Kamis (21/5), salah satu di antara isi-isi pada perbahasan melalui video adalah Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai Badan Usaha (amandemen). 

Ketika menyinggung RUU ini, beberapa anggota MN menganggap bahwa mengamandir RUU mengenai Badan Usaha kali ini akan memberikan banyak kepentingan kepada badan-badan usaha, terutama badan-badan usaha kecil dan kepala keluarga berbisnis.

Vu Tien Loc, anggota MN provinsi Thai Binh, menganggap bahwa UU mengenai Badan Usaha dan Investasi harus turut menciptakan satu kerangka hukum untuk mendorong kekreatifan dalam usaha start-up pasca pandemi Covid-19. Dia mengatakan:

“Sekarang ini, sektor kepala keluarga berbisnis menduduki 30% GDP nasional, dan sektor ini sekarang dianggap sebagai sektor tidak resmi. Oleh karena itu, memasukkan para kepala keluarga berbisnis ke dalam daftar obyek-obyek penyesuaian dalam UU mengenai Badan Usaha merupakan satu terobosan. UU mengenai Badan Usaha tidak hanya merupakan UU baik untuk 800.000 badan usaha maupun jutaan kepala keluarga berbisnis. Mereka juga perlu diadili secara adil”.

Menurut Do Van Sinh, anggota MN provinsi Quang Tri, mengamandir UU mengenai Badan Usaha ini akan menciptakan satu reformasi baru tentang pemangkasan prosedur yang tidak perlu guna memperpendek waktu, mengurangi biaya badan usaha, menciptakan syarat yang liberal bagi badan usaha. Di samping itu, menciptakan transparansi terhadap seluruh proses, dari pembentukan sampai penyelenggaraan aktivitas manajemen badan usaha.

Komentar

Yang lain