Sekjen To Lam: Transformasi Digital Merupakan Jembatan Penghubung yang Amat Vital antara Provinsi dan Kecamatan dalam Pola Baru
(VOVWORLD) - Pada Rabu pagi (2 Juli), di Kota Hanoi, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV), To Lam, Kepala Badan Pengarah KS PKV urusan Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Inovasi Kreatif dan Transformasi Digital (Badan Pengarah), memimpin Konferensi evaluasi enam bulan pertama awal tahun dari Badan Pengarah, serta menggelar tugas pada bulan-bulan akhir tahun. Perdana Menteri (PM) Pham Minh Chinh juga turut menghadiri konferensi tersebut.
Panorama konferensi tersebut (Foto: VOV) |
Pada konferensi tersebut, Sekjen To Lam menekankan delapan isu titik berat yang harus digelar dari sekarang hingga akhir tahun ini. Di antaranya, pemimpin semua departemen, kementerian, instansi dan daerah harus dengan gigih melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang dilimpahkan, bersamaan itu menaruh perhatian khusus terhadap penerapan transformasi digital dalam kegiatan pemerintahan dua tingkat.
Pemerintahan daerah dua tingkat telah resmi beroperasi. Kalau tanpa teknologi, tanpa manajemen berdasarkan data, maka tidak bisa menyampaikan, membimbing dan menguasai atau menyelenggarakan pekerjaan secara tepat waktu, sehingga tidak bisa melayani secara tepat waktu warga dan badan usaha. Saya ingin menjelaskan bahwa transformasi digital justru merupakan sistem saraf pusat, menjadi jembatan penghubung yang sangat vital antara provinsi dan kecamatan dalam pola aktivitas baru; harus menjadi satu otak data untuk mengumpulkan, menganalisis, memperingatkan situasi secara dini. Jika tidak ada transformasi digital, pola administrasi dua tingkat akan tidak beroperasi dengan efektif.
Pada kesempatan ini, konferensi juga meluncurkan 3 platform digital: Portal Partai Komunis Vietnam - suara resmi Partai di ruang digital; Sistem pemantauan dan penilaian terhadap Resolusi Nomor 57 dari Politbiro; dan Sistem informasi untuk menerima dan menangani umpan balik, solusi dan inisiatif terkait pengembangan sains-teknologi, inovasi kreatif dan transformasi digital nasional.