Situasi Suriah mendapat perhatian dari banyak pemimpin di dunia

(VOVWORLD) - Wakil Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) urusan Suriah, Ramzi Ezzedine Ramzi, pada Sabtu (25 November), memberitahukan bahwa perundingan damai Suriah yang berlangsung di Jenewa dengan sponsor PBB akan berfokus dalam masalah pemilihan dan Undang-Undang Dasar. 
Situasi Suriah mendapat perhatian dari banyak pemimpin di dunia - ảnh 1 Panoram satu putaran perundingan Suriah pada bulan 7/2017 (Foto: EPA/VNA)

Ini akan merupakan masalah titik berat di antara 4 isi yang dibahas selama 8 putaran perundingan ini di Jenewa. Dia menilai bahwa proses politik di Suriah sangat sulit dan rumit, tapi menegaskan bahwa PBB sedang menyusun strategi menurut cara pendekatan selangkah demi selangkah untuk memecahkan masalah ini.

Pada hari yang sama, Utusan Khusus PBB urusan Suriah, Staffan de Mistura memberitahukan akan resmi mengundang rombongan kubu oposisi Suriah ke Jenewa untuk berpartisipasi pada perundingan damai pada Selasa ( 28 November).

Sedangkan, Presiden Iran, Hassan Rouhani, pada Sabtu (25 November), telah melakukan pembicaraan telepon dengan timpalannya dari Suriah, Bashar al-Assad, di antaranya, dia menegaskan bahwa konferensi trilateral antara Iran, Rusia dan Turki di Kota Sochi, Rusia lalu merupakan “langkah yang tepat pada satu saat yang sesuai” terhadap masa depan Suriah.

Dalam perkembangan yang bersangkutan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Perancis, Emmanuel Macron, pada pembicaraan telepon pada Sabtu (25 November), telah menekankan makna penting penyelenggaraan satu pemilu yang setara dan independen di Suriah. Bersamaan itu, menegaskan perlu menghormati keutuhan wilayah Suriah dan daerah-daerah yang perlu dibela dalam menghadapi organisasi-organisasi teroris yang lain setelah IS dikalahkan.

Komentar

Yang lain