Turki Menuduh YPG Belum Menarik Diri Dari Perbatasan Suriah Utara

(VOVWORLD) - Presiden Turki, Tayyip Erdogan, pada Selasa (5 November), telah menuduh Unit-Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) di Suriah tetap belum manarik diri dari “kawasan aman” di Suriah Timur Laut, tanpa memperdulikan permufakatan dengan Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang dicapai oleh Turki sebelumnya. 

Presiden Tayyip Erdogan juga menegaskan bahwa Turki akan menaati permufakatan-permufakatannya dengan syarat baik AS maupun Rusia semuanya melaksanakan komitmen ini.

Juga menurut Presiden Tayyip Erdogan, pasukan-pasukan AS sedang melakukan patroli bersama dengan YPG di kawasan yang aman di dekat perbatasan antara Turki dan Suriah. Di memberitahukan akan mempelajari kemungkinan dia datang ke AS untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Donald Trump menurut rencana pada bulan ini setelah melakukan pembicaraan telepon bilateral.

Komentar

Yang lain