(VOVWORLD) -Pada Minggu pagi (9 November), berlangsung upacara peletakan batu pertama pembangunan 72 sekolah berasrama antar tingkat untuk sekolah dasar dan menengah di kecamatan perbatasan darat.
Peristiwa ini memiliki makna politik, sosial, dan kemanusiaan yang mendalam, menunjukkan semangat "Seluruh negeri berkiblat ke perbatasan, demi masa depan anak-anak warga etnis minoritas”.
PM Pham Minh Chinh pada upacara (foto: VOV) |
Acara ini dilakukan secara daring di 13 lokasi. Perdana Menteri Pham Minh Chinh menghadiri upacara peletakan batu pertama di lokasi utama: Sekolah Berasrama Antar Tingkat Yen Khuong untuk Sekolah Dasar dan Menengah di Thanh Hoa. Para Deputi PM menghadiri di berbagai sekolah yang lain.
Menekankan bahwa Partai dan Negara kita selalu menjadikan pendidikan dan pelatihan sebagai kebijakan nasional utama, Perdana Menteri Pham Minh Chinh mengatakan bahwa Politbiro telah menyetujui dan berfokus pada kepemimpinan dan pengarahan kebijakan investasi untuk pembangunan sekolah berasrama antar tingkat untuk sekolah dasar dan menengah di 248 komune perbatasan darat.
WAkil PM Nguyen Hoa Binh menghadiri upacara peletakan batu pertama pembangunan sekolah berasrama antar tingkat SD-SMP Son Kim 1 (Foto: VGP/Nguyen Hoang) |
Untuk menjamin supaya sekolah-sekolah baru beroperasi pada tahun ajaran baru 2026-2027, Perdana Menteri meminta Kementerian Pendidikan dan Pelatihan serta para pemimpin daerah untuk secara berkala mengunjungi lokasi pembangunan dan segera menyelesaikan kesulitan serta permasalahan – semua demi generasi siswa tercinta dan demi perkembangan etnis minoritas di wilayah perbatasan Tanah Air.
Hingga 9 November 2025, 28 sekolah berasrama antar tingkat telah dibuka di berbagai daerah lain seperti Cao Bang, Tuyen Quang, Lai Chau, Son La, Thanh Hoa, Nghe An, Quang Tri, Hue, dan Da Nang. Rencananya, 100 sekolah berasrama antar tingkat akan selesai dibangun atau direnovasi, ditingkatkan, dan diperluas sebelum 30 Agustus 2026.