Vietnam dan Uzbekistan Mendorong Kerja Sama Perdagangan

(VOVWORLD) - Pada Selasa (19 Maret), di Kota Hanoi, Federasi Dagang dan Industri Vietnam (VCCI) melakukan temu kerja dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) dan delegasi badan usaha Uzbekistan yang sedang melakukan kunjungan di Vietnam.

Pada pertemuan tersebut, kedua pihak beranggapan bahwa skala perdagangan antara Vietnam dan Uzbekistan yang berjumlah sekitar 170 juta USD per tahun tidak sepadan dengan hubungan politik dan potensi kerja sama yang baik antara kedua negara. Menurut Ketua VCCI, Pham Tan Cong, kedua negara masih memiliki banyak ranah kerja sama karena Uzbekistan merupakan eksportir kapas terbesar ketiga di dunia, sementara itu, Vietnam perlu mengimpor kapas dalam jumlah besar untuk melayani industri garmen di dalam negeri. Vietnam memiliki banyak produk industri dan barang konsumsi ekspor seperti: teh, kopi, hasil perikanan dan sebagainya yang bisa memenuhi kebutuhan impor Uzbekistan.

Vietnam dan Uzbekistan Mendorong Kerja Sama Perdagangan - ảnh 1Panorama pertemuan tersebut (Foto: vneconomy.vn)

Pemimpin VCCI juga menilai Uzbekistan sebagai pintu gerbang untuk masuk ke pasar yang sangat potensial dengan populasi 500 juta jiwa di Asia Tengah. Oleh karena itu, VCCI dan Kamar Dagang dan Industri Uzbekistan akan segera menandatangani satu kesepakatan kerja sama, mendorong pembentukan Dewan Badan Usaha Vietnam-Uzbekistan. Uzbekistan juga akan segera membuka Kantor Perdagangan di Kota Hanoi dan Kota Ho Chi Minh, berencana membuka misi penerbangan langsung antara kedua negara.

Menlu Uzbekistan, Bakhtiyor Saidov dan lebih dari 40 pemimpin asosiasi-asosiasi badan usaha dan grup besar dari Uzbekistan menegaskan tekad dalam mendorong kerja sama ekonomi dengan Vietnam, menekankan bahwa badan usaha Vietnam bisa mengusahakan kersempatan kerja sama dengan Uzbekistan di bidang-bidang seperti: energi, pembuatan mesin-mesin, kimia, alas kaki, dan sebagainya.

Komentar

Yang lain