Musim Semi Tiba di Pesawahan Padi dan Udang

(VOVWORLD) - Pola penanaman padi yang dikombinasikan dengan pembudidayaan udang (Pola udang-padi) diprioritaskan untuk dikembangkan oleh Provinsi Bac Lieu, Vietnam Selatan karena efisiensi ekonominya yang tinggi dan mampu beradaptasi dengan perubahan iklim. Tahun ini, panenan padi berlimpah ruah, udang berkembang biak dengan baik dan harganya tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga masyarakat di sini bersemangat menyambut Musim Semi dan Hari Raya Tahun Baru Imlek (Hari Raya Tet) yang serba berkecukupan.

Pola penanaman padi- pembudidayaan udang merupakan pola produksi yang melindungi lingkungan, sedikit risiko, dan sesuai dengan kemampuan sebagian besar petani. Ketika membudidayakan udang, lahan produksi menjadi lebih subur, membantu padi bertumbuh dengan kuat, mengurangi biaya pupuk dan pestisida.

Musim Semi Tiba di Pesawahan Padi dan Udang - ảnh 1Provinsi Bac Lieu saat ini memiliki hampir 40.000 hektare lahan produksi dengan model padi-udang. (Foto: VOV)

Khususnya, setelah setiap panen udang, humus organik, mikroorganisme dan sisa makan udang merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk padi. Sebaliknya, setelah panen padi, kondisi lahan menjadi lebih baik dan lingkungan menjadi lebih baik, sehingga udang budidaya bertumbuh dengan cepat, mengalami sedikit risiko dan penyakit.

Kalau mengunjungi pedesaan di Kotamadya Gia Rai, Provinsi Bac Lieu akhir-akhir ini, Anda akan melihat sawah-sawah padi yang luas dan hijau, di banyak tempat padi sudah bertumbuh dengan penuh benih bernas. Bapak Doan Thanh Tung, seorang petani di Kecamatan Phong Thanh A, dengan senang mengatakan bahwa sejak penerapan pola padi-udang di lahan seluas 3 hektare, pendapatan keluarganya meningkat secara signifikan. 

Pola ini jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan sebelumnya, dan selain itu, saya dapat menanam padi, memperbaiki lahan, dan membudidayakan udang dengan sangat efektif dan sukses. Kalau dikurangi biaya, keuntungan per pekerja sekitar 5 juta VND (lebih dari 200 USD). Dengan panen padi dan panen udang, setiap tahun,  keuntungan  yang saya perolehkan sebanyak  sekitar 300 juta VND hingga 400 juta VND (sama dengan 12.300 USD - 16.400 USD).

Kotamadya Gia Rai memiliki lebih dari 30.000 hektare lahan produksi di dua zona ekologi air asin dan tawar. Area air asin tersebut sekitar 23.000 hektare, yang sebelumnya dikhususkan untuk pembudidayaan udang. Namun, efektivitas budidaya udang tidak tinggi. Maka mulai tahun 2020, para petani beralih ke pola padi-udang, artinya penanaman satu panen padi dan satu panen udang secara tumpang sari. Dari luasnya hampir 3.000 hektare pada tahun-tahun pertama, hingga saat ini luasnya lahan penerapan pola padi-udang di Kotamadya Gia Rai telah meningkat menjadi lebih dari 7.000 hektare. Bapak Huynh Thanh Toan, Kepala Departemen Ekonomi Kotamadya Gia Rai, mengatakan: 

“Pembudidayaan udang saja pada tahun-tahun pertama memberikan keuntungan, namun kemudian, jumlah udang secara bertahap menurun, sehingga pemerintahan setempat mendorong para petani untuk menanam satu panen padi di lahan budidaya udang. Dengan pola baru ini, lahan diperbaiki dan lebih subur, sehingga budidaya udang menjadi sangat efektif. Rata-rata, dari satu hektare penanaman padi dan udang, petani memperoleh keuntungan sebesar 100 juta VND (sama dengan 4.100 USD) per tahun".

Musim Semi Tiba di Pesawahan Padi dan Udang - ảnh 2Dengan model padi-udang, hasil panen padi tinggi. (Foto: VOV)

Untuk meningkatkan lebih lanjut lagi efisiensi pola penanaman padi- pembudidayaan udang, Provinsi Bac Lieu baru-baru ini menginvestasikan dana untuk membangun sistem irigasi lengkap untuk secara proaktif mengatur air, mencegah salinitas dan menyimpan air tawar. Kecamatan Phong Thanh A, Kotamadya Gia Rai, membangun tanggul untuk melayani irigasi air untuk 3.000 hektare lahan produksi dengan pola penanaman padi-pembudidayaan udang.

Sejak penerapan pola di atas, kehidupan masyarakat di kecamatan tersebut telah banyak berubah. Jika sebelumnya di kecamatan ini ada lebih dari 400 keluarga miskin dan prasejahtera, sekarang hanya tinggal 47 keluarga miskin saja. Pendapatan per kapita meningkat dari 70 juta VND/orang/tahun (sama dengan 2.900 USD/tahun) menjadi 74 juta VND/orang/tahun (sama dengan 3.000 USD/tahun). Bapak Pham Van Het, Sekretaris Komite Partai Kecamatan Phong Thanh A, mengatakan: 

“Masyarakat pada umumnya sangat gembira karena pola kombinasi penanaman padi-pembudidayaan udang memberikan efisiensi yang sangat tinggi, dan ekonomi masyarakat berkembang sangat jelas dalam waktu 2 tahun ini. Masyarakat tidak perlu lagi pergi jauh untuk berbisnis. Restrukturisasi produksi telah memenuhi kebutuhan dan aspirasi masyarakat di kecamatan. Kehidupan masyarakat di seluruh kecamatan telah ditingkatkan. Masyarakat dan pemerintah kecamatan juga semakin berkaitan dan memiliki konsensus yang sangat tinggi”.

Provinsi Bac Lieu saat ini memiliki hampir 40.000 hektare lahan produksi dengan pola penanaman padi-pembudidayaan udang.. Menurut rencana, sampai tahun  2025, provinsi ini akan memperluas areanya menjadi lebih dari 43.000 hektare. Dengan pola pertanian ini, Provinsi Bac Lieu menuju ke target beras wangi - udang bersih, padi- udang organik./.

Komentar

Yang lain