Nilai pusaka di desa kuno Phuoc Tich di Kota Hue

(VOVWORLD) - Berada kira-kira 35 Km dari jantungnya Kota Hue ke arah Utara, desa kuno Phuoc Tich terletak secara diam-diam dan tenang di tepian sungai O Lau, daerah yang memisahkan Provinsi Thua Thien-Hue dan Provinsi Quang Tri. Dengan usianya yang sudah lebih dari 500 tahun dan diakui sebagai pusaka nasional, desa kuno Phuoc Tich sedang berangsur-angsur menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan domestik (wisdom) dan wisatawan mancanegara (wisman).
Nilai pusaka di desa kuno Phuoc Tich di Kota Hue - ảnh 1Satu rumah tradisional di desa kuno Phuoc Tich  (Foto: baomoi.com)

Desa kuno Phuoc Tich sekarang berada di Kecamatan Phong Hoa, Kabupaten Phong Dien, Provinsi Thua Thien-Hue, di daerah perbatasan antara dua provinsi Thua Thien-Hue dan Quang Tri. Menurut buku sejarah, desa Phuoc Tich didirikan pada tahun 1470 di zaman Raja Le Thanh Tong dan dimanjakan oleh hampir seluruh sungai O Lau yang legendaris, airnya selalu bersih dan biru, sehingga membuat tempat ini kelihatan seperti satu pulau, di desa ini ada 12 dermaga yang melambangkan 12 shio binatang.

Sudah ada selama lebih dari 5 abad dan mengalami banyak peperangan dan gempuran alam, bisa dikatakan bahwa desa Phuoc Tich tetap terjaga seutuh-utuhnya keindahan semula dari desa Vietnam dengan pemandangan alamnya yang indah dan suasananya yang tenang, dengan pohon beringin, dermaga dan balai desa. Melalui itu, satu kuno Phuoc Tich seindah satu lukisan kuno dari satu pedesaan Vietnam.

Kalau mengunjungi desa Phuoc Tich, para wisatawan akan merasa terkejut ketika memandangi rumah-rumah kuno dengan arsitektur khas yang timbul dan tersembunyi di samping sungai yang airnya bersih, jernih dan sejuk.

Pada ujung awal desa ini, wisatawan bisa memandangi pohon “Thi” (nama ilmiah: Diospyros decandra) yang sudah berusia 700-800 tahun dan kuil pemujaan dewa. Nguyen Hong Thang, Direktur Badan Pengelolaan Situs Peninggalan Sejarah Arsitektur Kuno Desa Phuoc Tich mengatakan:

“Ciri khas Desa Phuoc Tich ialah 2/3 luas desa ini dikelilingi sungai. Jadi semua rumah di sini menuju ke sungai. Warga di sini berpikir bahwa arah rumah yang bagus ialah arah diamana ada perhimpunan air karena mereka percaya bahwa tempat perhimpunan air akan menciptakan kemakmuran”.

Ketika masuk ke dalam desa, hal yang paling mengesankan ialah rumah-rumah yang berusia ratusan tahun, kebun-kebun luas dengan pohon-pohon besar yang sudah berumur tua. Hal yang menarik dalam rumah-rumah “Ruong” (rumah tradisional di Provinsi Thua –Thien Hue) ialah rumah-rumah ini tidak dipisahkan oleh pagar batu bata dan tidak gerbang rumah, tapi hanya dipisahkan oleh satu kebun luas dengan pagar-pagar pohon teh yang dipotong, berliku-liku di sepanjang jalan desa, jalan gang dan jalan masuk ke gerbang rumah, sehingga menciptakan daya tarik yang aneh dan bersambung dengan pengalaman alam. Nguyen Hong Thang, Direktur Badan Pengelolaan Situs Peninggalan Sejarah Arsitektur Kuno Desa Phuoc Tich mengatakan:

“Di Desa kuno Phuoc Tich ada kerajinan keramik tradisional, jadi kehidupan ekonomi warga di sini lebih baik, maka dari situ punya syarat untuk membangun satu kompleks rumah “Ruong”. Sekarang kompleks rumah “Ruong” di desa Phuoc Tich meliputi 10 rumah tempat tinggal dan 10 rumah ibadah. Mayoritas rumah ini dibuat dari kayu nangka. Khususnya, rumah “Ruong” merupakan tradisi arsitektur  rakyat di Provinsi Thua Thien Hue”.

Di dalam rumah “Ruong” ada sistem arsitektur kayu yang halus. Keseluruhan rumah “Ruong” dibangun menurut teori feng shui, di depan pintu rumah selalu ada sebuah tabir yang berperanan mencegah angin yang buruk dan hantu, dan di bawah-nya ada satu bak air.

Desa kuno Phuoc Tich merupakan desa kuno ke-2 (setelah desa kuno Duong Lam – Kota Hanoi) yang diakui sebagai Situs peninggalan sejarah nasional pada tahun 2009. Usaha menanam investasi dan mengembangkan pariwisata di sini sedang dilakukan dikaitkan dengan melindungi dan memugar lingkungan, mengkonservasikan nilai-nilai alami dan sosial-budaya.

Komentar

Yang lain