Mengunjungi pasar Ben Thanh di kota Ho Chi Minh

(VOVworld) - Terletak di tengah-tengah jantungnya kota, pasar Ben Thanh tidak hanya terkenal merupakan tempat perdagangan yang ramai, melainkan juga merupakan satu bangunan arsitektur tipikal di kota Ho Chi Minh. Mengalami perjalanan waktu satu abad lebih, pasar Ben Thanh telah menyaksikan banyak perubahan, mencerminkan perkembangan dari satu kota  perdagangan terbesar di seluruh negeri. Pasar Ben Thanh sekarang merupakan tempat wisata yang menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara, karena ini merupakan bangunan arsitektur perdagangan,  memanifestasikan keharmonisan antara kota  Sai Gon dulu dan kota Ho Chi Minh sekarang.


Mengunjungi pasar Ben Thanh di kota Ho Chi Minh - ảnh 1
Pasar Ben Thanh di kota Ho Chi Minh
(Foto: phunuonline.com.vn) 

Pasar Ben Thanh dulu merupakan barisan rumah dari kayu,  atapnya  dari dedaunan  terletak di  tepian sungai Ben Nghe,  di dekat kota Gia Dinh. Pada tahun 1859, kolonialis Perancis menduduki kota Gia Dinh, maka pasar dibakar, orang Perancis membangun satu pasar  yang terdiri dari  rumah-rumah tanpa dinding, atapnya dari genting. Doktor Ha Minh Hong, dari fakultas sejarah Institut  Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora kota Ho Chi Minh memberitahukan: “Pada awal abad ke-19, sudah ada satu pasar lama  bernama Ben Thanh, karena pasar dibangun di dermaga sungai dan ada di samping benteng, sehingga disebut dengan nama Ben Thanh. Pasar ini pernah terbakar satu ruang, tapi sesudah itu dibuat lagi dengan 5 ruang yang luas”.



Mengunjungi pasar Ben Thanh di kota Ho Chi Minh - ảnh 2
Pintu di sebelah Selatan Pasar Ben Thanh (pintu utama)  adalah tempat penjualan
 bermacam jenis kain, pakaian, bahan makanan kering 
(Foto:  
phunuonline.com.vn)  

Pada kira-kira pertengahan tahun 1911, pasar ini menghadapi bahaya runtuh, orang Perancis telah memilih tempat yang lain untuk membangun satu pasar baru dan lebih besar untuk kebutuhan perdagangan yang ramai dan semakin berkembang. Tempat yang dipilih terletak di dekat stasion kereta api My Tho, kemudian ialah stasion bis Sai Gon (yang sekarang adalah pasar Ben Thanh). Rumah-rumah di dalam pasar dibangun menurut arsitektur rumah berbentuk los. Pasar ini punya pintu utama dengan pintu di sebelah Selatan (pintu pokok) yang mengarah ke lapangan Quach Thi Trang, pintu di sebelah Utara yang mengarah ke  jalan Le Thanh Ton, pintu di sebelah Timur yang mengarah ke jalan Phan Boi Chau dan pintu di sebelah Barat yang mengarah ke jalan Phan Chu Trinh. Pasar Ben Thanh benar-benar merupakan bangunan arsitektur  tipe Eropa, tidak kelihatan asing di tengah-tengah bangunan-bangunan arsitektur modern di  jantungnya kota Ho Chi Minh.  Arsitek Khuong Van Muoi, anggota Asosiasi Arsitek kota Ho Chi Minh memberitahukan: “Pasar Ben Thanh merupakan bangunan arsitektur yang khas, diantaranya menara “jam tiga  muka”  di pasar selalu mengenangkan citra ketika orang bicara tentang pasar Ben Thanh, kota Sai Gon yang adalah kota Ho Chi Minh, orang ingat akan menara itu. Di sekitar pasar ini, juga ada koridor dengan atap dari beton untuk melindungi dari  panas mata hari bagi orang-orang yang pergi ke pasar. Ini juga merupakan arsitektur daerah tropika yang dilaksanakan secara cukup sukses oleh orang Perancis, sesuai dengan cuaca  Asia Timur”.

Barang kali bagi banyak orang, khususnya warga kota Ho Chi Minh, pasar Ben Thanh  merupakan pasar yang tidak asing. Tapi, ada hal-hal yang interesan tentang pasar ini  yang tidak semua orang tahu. Dalam aktivitas kehidupan di pasar ini, banyak segi kebudayaan  tradisional yang tetap dipertahankan. Khususnya, di zona menara jam di depan pasar ini, tetap ada ruang untuk memuja Dewa Pasar. Para penjual di pasar ini setiap hari tetap datang ke sini untuk membakar hio seperti aktivitas kehidupan spiritualitas dengan tujuan memohon kemujuran dalam aktivitas perdagangan. Di depan pintu-pintu pasar ini, sekarang tetap ada rilief-rilief dengan bentuk ayam, itik, ikan dan lain-lain…yang menurut itu orang-orang yang pergi ke pasar melihat-nya bisa membeli barang di tempat-tempat itu.

Dengan suasana yang hiruk pikuk  siang malam, pasar Ben Thanh sekarang punya  kira-kira 1500 gerai barang yang dimiliki kira-kira 6000 pedagang kecil dan setiap hari menyerap dari 8 000-10 000 orang yang mengunjungi dan melakukan jual-beli. Di pasar Ben Thanh, wisatawan bisa membeli hampir semua jenis barang dari perkakas rumah, bahan makanan segar sampai barang elektronik kelas tinggi. Khususnya pasar Ben Thanh juga sangat terkenal karena ada cukup bermacam-macam jenis buah di semua daerah yang datang ke sini dan selalu segar terbanding dengan pasar-pasar lain di kota ini.  Berjalan-jalan di sekitar  pasar, berbelanja dan menguak tabir pasar Ben Thanh sudah sejak lama telah menjadi satu bagian yang tidak bisa kurang dalam paket-paket wisata  di kota Sai Gon- kota Ho Chi Minh./. 


Komentar

Yang lain