(VOVWORLD) - Musim semi tahun 2026 ini, di samping kue “Chưng” hijau, semarak bunga Mai kuning (sejenis bunga khas di Vietnam Selatan pada Tahun Baru Imlek) dan bunga persik (sejenis bunga khas di Vietnam Utara pada Tahun baru Imlek), nuansa Hari Raya Tahun Baru Imlek (Hari Raya Tet) dalam banyak keluarga muda juga hadir melalui buku. Setiap halaman buku membuka sebuah pintu yang membawa anak-anak mengenal Hari Raya Tet masa lalu serta keragaman tradisi Tet dari berbagai daerah, sehingga kecintaan terhadap budaya Vietnam tumbuh menjadi aliran alami dalam jiwa anak-anak.
“Nhâm nhi Tết Bính Ngọ” (Menikmati Hari Raya Tet Kuda dengan Santai) merupakan terbitan tahunan dari Balai Penerbitan Kim Dong yang meliputi kumpulan cerita pendek, puisi, esai, dan karya lainnya. Buku ini merupakan buah karya para penulis dan pelukis yang memberikan seluruh inspirasi mereka untuk musim semi serta maskot kuda pada tahun “Bính Ngọ” (Tahun Kuda). Buku ini membuka ruing bagi perayaan Hari Tet Vietnam tradisional, mulai dari hidangan khas seperti kue “Chưng”, secangkir teh hijau, manisan yang harum dan lezat, hingga berbagai aktivitas pengalaman seperti membuat lukisan rakyat, menulis kaligrafi, atau festival pacuan kuda di awal tahun.
Sebagai penulis cerita pendek “Tamu asing di malam tahun baru Imlek” dalam terbitan “Nhâm nhi Tết Bính Ngọ”, sastrawan Cao Nguyet Nguyen berbagi:
“Saya mengambil latar cerita bukan lagi di daerah pedesaan, melainkan di kota, tepatnya di sebuah rumah susun kecil, tempat banyak perantau menetap. Di sana, anak-anak bersama orang tua dan para tetangga bersama-sama menyiapkan Hari Raya Tet: mulai dari membungkus kue “Chưng” hingga merebus kue “Chưng” di halaman rumah susun itu. Saya berharap cerita ini dapat membantu anak-anak membayangkan dan mengenal hal-hal yang akrab serta sederhana dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menekankan nilai-nilai tradisional dan nilai budaya bangsa.
Seri lengkap buku "Hadiah Tet Penuh Kasih untuk Anak-Anak" – Pilihan luar biasa dari Balai Penerbitan Kim Dong. (Foto: Kim Lieu/VOV5)
|
Selain itu, terbitan “Nhâm nhi Tết Bính Ngọ” menonjolkan citra kuda dalam kehidupan sehari-hari serta budaya masyarakat Vietnam. Kuda merupakan simbol ketangguhan, kebebasan, kesetiaan, dan aspirasi masyarakat Vietnam untuk terus melangkah maju. Ibu Vu Thi Quynh Lien, Wakil Direktur sekaligus Kepala Redaksi Balai Penerbitan Kim Dong, menyampaikan:
“Setiap cerita dalam karya “Nhâm nhi Tết Bính Ngọ” berusaha mengaitkan diri dengan tema Hari Tet serta keunikan musim semi. Terkait dengan tahun kuda, kami merasa paling terkesan dengan dua tulisan. Yang pertama membahas berbagai tarian kuda di berbagai daerah, dan yang kedua adalah catatan kronologis tahun-tahun kuda yang berkaitan dengan kisah-kisah tentang Presiden Ho Chi Minh. Menurut saya, ini merupakan potongan-potongan sejarah. Ketika membaca kisah-kisah tersebut, para pembaca akan merasa sangat tertarik”.
Yang lebih kental adalah nuansa Tahun Baru Imlek Vietnam, seri buku bergambar “Tết tuổi thơ” (Hari Raya Tet masa kanak-kanak) mengajak para pembaca “berkeliling merayakan Hari Tet” di berbagai daerah di seluruh Vietnam. Buku ini menghadirkan perjalanan musim semi melalui halaman-halamannya, di mana setiap destinasi membuka ruang perayaan Tet yang berbeda. Tran Trung Hieu, editor buku “Tết tuổi thơ” dari Balai Penerbitan Kim Dong, menyampaikan:
“Keunikan buku ini terletak pada perayaan Hari Raya Tet yang berlangsung di berbagai latar tempat yang berbeda. Meskipun semuanya berlangsung di Vietnam, setiap wilayah memiliki karakter khasnya sendiri, seperti kawasan Nam Bo Barat (Vietnam Selatan bagian Barat), Vietnam Tengah bagian Selatan, hingga perayaan di pulau-pulau yang jauh. Selain ciri khas umum Hari Raya Tet tradisional, setiap tempat memiliki karakteristik yang unik dan menarik. Mulai dari kondisi cuaca, warna dan jenis bunga, hingga kuliner serta berbagai kegiatan pada awal tahun baru. Semuanya menciptakan perbedaan yang jelas. Hari Raya Tet tradisional ini begitu indah dan menarik, sekaligus menunjukkan kekayaan dan keberagaman budaya Vietnam”.
“Nhâm nhi Tết Bính Ngọ” merupakan terbitan tahunan dari Balai Penerbitan Kim Dong (Foto: Kim Lieu/VOV5) |
Seri buku “Tết tuổi thơ” juga menceritakan kisah anak-anak keturunan Vietnam yang lahir dan mendewasa di luar negeri, yang untuk pertama kalinya kembali ke Vietnam untuk merayakan Hari Raya Tet dengan begitu banyak hal yang terasa asing sekaligus mengharukan. Melalui pengalaman membaca seri buku ini, nilai-nilai tradisional disebarkan ke dalam jiwa anak-anak di setiap halaman buku.
“Saya merasa sangat terkesan dengan buku-buku yang bertemakan Hari Tet. Gambar-gambar kudanya terlihat lincah, lucu, dan sangat gagah, dengan banyak warna, yang sangat menarik bagi saya. Saya ingin menjelajahi dan membaca kisah-kisah tentang kuda untuk mengetahui betapa serunya cerita-cerita tersebut”.
“Dengan mengikuti kegiatan membaca buku, saya menjadi lebih memahami perayaan Hari Tet di berbagai wilayah. Perayaan Tet di Hanoi meliputi kue Chưng, bunga persik, dan pohon kumquat. Melalui buku, saya juga mengetahui bahwa di daerah lain Hari Tet dirayakan dengan bunga Mai kuning dan kue “Tét”.
Buku-buku tentang Tet memiliki makna penting dalam menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya Tet tradisional. Aktivitas membaca buku dan mendiskusikan Tet di masa lalu merupakan cara bagi setiap keluarga untuk melestarikan nilai-nilai tradisional dalam kehidupan modern.