Pelukis Tuli Tran Nam Long dengan Kemampuan Menciptakan Suara di Setiap Garis Lukis

(VOVWORLD) - Satu Kota Hanoi klasik, sederhana namun penuh rasa kasih sayang dengan beranda yang tua, dinding berlumut, atau bangunan dengan arsitektur Prancis kuno, dan sebagainya direkonstruksi melalui lima puluh lukisan cat minyak dan sketsa dengan pulpen dalam pameran pribadi yang bernama: "Jalan dan Trotoar lama" yang diadakan pada awal Maret. Ini adalah pameran pribadi pertama dari Tran Nam Long, seorang anak laki-laki dengan cacat lahir tetapi memiliki kemampuan menggambar garis lukis yang dapat berbicara dan membawa suara kehidupan. 
Pelukis Tuli Tran Nam Long dengan Kemampuan Menciptakan Suara di Setiap Garis Lukis - ảnh 1Pelukis tuli Tran Nam Long  (Foto: vov2)

Tran Nam Long, lahir pada tahun 2005, kurang beruntung dibandingkan anak-anak lain ketika dia menderita cacad jasmani. Phung Thi Hieu, ibu Nam Long, mengingat:

"Pada usia anak belajar berbicara, saya tidak melihat dia berbicara dengan normal. Keluarga saya  membawanya ke dokter dan  menemukan bahwa dia menderita tuli, sejak lahir,  selain itu, dia menderita  cacad kaki sejak lahir, hiperakti,f dan memiliki gejala anak autis."

Setelah menjalani 3 kali operasi, kondisi kesehatan Long berangsur-angsur membaik. Meski memiliki daya tahan tubuh yang kuat, cacat bawaannya membuatnya menjadi pemalu yang  kurang percaya diri saat berinteraksi dengan orang sekitar.

Bakat Long terlihat sejak awal, tetapi karena situasi keluarga yang sulit, dia tidak mendapat pelajaran secara sistematik. Ketika Long berusia 11 tahun, dia berpartisipasi dan memenangkan penghargaan khusus dalam lomba melukis untuk anak-anak yang bernama "Emosiku", mendapat beasiswa penuh dari Pusat Art Tree dan diajar oleh seniman Huu Chinh secara gratis, maka Nam Long baru benar-benar mendekati ilmu melukis dan berkenalan dengan dunia perlukisan. Nam Long dianggap sebagai anak laki-laki dengan kualitas estetika khusus, meskipun dia tidak bisa mendengar suara kehidupan di sekitarnya,  tetapi dia memiliki kemampuan untuk menggunakan warna dan kuas lukis untuk menciptakan kembali suara-suara itu dalam setiap karyanya secara gamblang dan meriah menurut perasaan sendiri orang tuli. Arsitek Tran Quang Binh berkata:

"Dia baru berusia 18 tahun tapi saya sangat mengaguminya. Saya juga menggambar dengan pulpen. Dengan pengalaman bertahun-tahun, tetapi ketika saya melihat lukisan Long, saya masih harus terkejut. Gambarnya sangat indah dan emosional. dialah orang yang berbakat."

Meski belajar menggambar secara otodidak, ekspresinya Nam Long dalam lukisan sangat baik, berhasil mengggambarkan watak peristiwa dan benda. Lukisan-lukisan tentang arsitektur rumah kuno milik Long muncul di buku "Kesan Kota Hanoi-Sketsa dari Bangunan-Bangunan Periode Prancis” dan memenangkan satu posisi di pameran “Bui Xuan Phai” - Demi Kecintaan bagi Kota Hanoi". Arsitek Tran Thi Thanh Thuy, pemimpin tim Sketsa USK Hanoi, berkata:

"Pada usia Long,  hanya sedikit orang yang memiliki kemampuan realisme seperti Long. Dia juga orang yang memiliki kepekaan tentang ruang dan emosi yang sangat baik. Dia menggambarkan warna waktu atau menggambarkan suasana dengan sangat baik. Saya juga berterima kasih kepada ibu Long karena meski sibuk dan bekerja keras, tetapi setiap minggu dia tetap menghabiskan waktu beberapa jam untuk mengantar anaknya untuk datang dan menyampaikan pengetahuan-pengetahuan yang ingin diajarkan oleh saudara-saudari dalam kelompoknya kepada  Long."

Sekarang, Nam Long memiliki ratusan lukisan dan banyak di antaranya  dimiliki kolektor dan penggemar Long. Secara khusus, selama Pandemi COVID-19 pertama, Long mengirimkan lukisan "Villa 39 To Hien Thanh" dan sketsa "Jalan Chau Long" yang berpartisipasi dalam program lelang lukisan komunitas ruang seni Vietnam untuk mendukung pencegahan dan pengendalian Pandemi COVID-19. Satu gambar lain juga dilelang oleh Long untuk mendukung masyarakat di Vietnam Tengah untuk membangun rumah tahan banjir. Pada tahun 2021, Tran Nam Long juga mendapat kehormatan untuk diperkenalkan oleh Pengurus Besar Asosiasi Persahabatan Vietnam - Italia diperkenalkan sebagai perwakilan dari Vietnam untuk mengirimkan 5 karya untuk berpartisipasi dalam 'Pameran Karya Internasional oleh penyandang disabilitas yang diciptakan dari pelatihan dan/atau kursus perawatan dari organisasi publik dan swasta '' yang diadakan di Venesia (Italia).

Bagi pria yang berusia 18 tahun ini, kehidupan sejak melukis benar-benar menjadi bermakna. Dia masih  sedang berada di perjalanan untuk memenuhi hasrat melukis dan mendapatkan pengalaman baru dalam kehidupan. "Jalan dan Trotoar lama" adalah pameran pribadi pertama dari Nam Long dalam usaha perlukisannya. Pria itu juga menyimpan impiannya uantuk  membuka pameran di Amerika Serikat. Semoga mimpi Nam Long segera terwujud.  

Komentar

Yang lain