Motivasi Pembangunan Baru dalam Hubungan Kerja Sama Vietnam-Singapura

(VOVWORLD) - Kerja sama ekonomi merupakan pilar yang penting dalam hubungan antara Vietnam dan Singapura, dan juga merupakan model pembangunan di kawasan dan di dunia. Dalam konteks ekonomi internasional dan regional mengalami perubahan yang cepat dan mendalam dengan berbagai tren pembangunan berkelanjutan yang terkait dengan pertumbuhan hijau dan revolusi industri 4.0, bidang ekonomi digital dan ekonomi hijau dianggap sebagai motivasi pembangunan baru dalam hubungan kerjasama antara Vietnam dan Singapura pada masa depan.
Motivasi Pembangunan Baru dalam Hubungan Kerja Sama Vietnam-Singapura - ảnh 1PM Vietnam Pham Minh Chinh (kanan) dan PM Singapure, Lee Hsien Loong 

Vietnam dan Singapura secara resmi menggalang Hubungan Kemitraan Ekonomi Digital – Ekonomi Hijau pada bulan Februari 2023 sehubungan dengan kunjungan Perdana Menteri (PM) Vietnam, Pham Minh Chinh di Singapura. Dalam kunjungan PM Singapura Lee Hsien Loong di Vietnam pada akhir bulan Agustus yang lalu, dua pihak sepakat meningkatkan Perjanjian Kerangka Konektivitas Ekonomi Vietnam-Singapura berdasarkan pada 5 pilar utama yaitu  konektivitas energi, pembangunan berkelanjutan, infrastruktur, digital dan inovasi kreatif serta konektivitas di bidang pendidikan, keuangan, teknologi informasi dan telekomunikasi, pariwisata dan sebagainya... Menurut penilaian Doktor Le Hong Hiep, Institusi Studi Asia Tenggara (ISEAS - Yusof Ishak), Singapura adalah salah satu mitra terpercaya dari Vietnam yang akan bersama-sama merealisasikan visi pembangunan pada periode mendatang:

“Sebagai pusat pertumbuhan dan inovasi ramah lingkungan di kawasan, Singapura akan mempunyai banyak pengalaman dan sumber daya untuk mendukung Vietnam mengembangkan bidang-bidang ini. Dan hal ini juga sesuai dengan kepentingan dan target Vietnam di depan mata dan jangka panjang, yaitu menuju ke pembangunan berkelanjutan berdasarkan pada inovasi kreatif, mampu lepas dari perangkap pendapatan menengah, bersamaan itu mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan turut menanggulangi perubahan iklim.”

Badan usaha Singapura sedang ingin mengarahkan arus modal ke bidang-bidang baru seperti transformasi digital, sains teknologi, tenaga angin, tenaga surya, energi baru, bersamaan itu mendatangkan kawasan industri Vietnam - Singapura (VSIP) dari tempat-tempat produksi industri menjadi pusat inovasi kreatif di masa depan. Berbicara pada Konferensi mendorong kerja sama investasi antara Vietnam dan Singapura sehubungan dengan kunjungan baru-baru ini di Vietnam, PM Singapura, Lee Hsien Loong menekankan:

“VSIP adalah kisah dari inovasi kreatif yang terus-menerus. VSIP pertama di Binh Duong berfokus pada produksi ringan, VSIP Binh Duong 2 berfokus pada infrastruktur logistik modern, dan kini, VSIP Binh Duong 3 akan menjadi kawasan industri hijau dan cerdas yang ramah lingkungan dengan sistem kebun listrik tenaga surya, mengintegrasikan teknologi cerdas dalam semua aktivitas peternakan, memenuhi standar hijau Green Mark Singapura untuk semua kawasan industri. Khususnya, VSIP Binh Duong 3 akan menjadi tempat penempatan pabrik netral karbon pertama di dunia dari Grup LEGO. Saya berharap agar proyek-proyek VSIP akan terus memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi dan transformasi industri di Vietnam.”

Motivasi Pembangunan Baru dalam Hubungan Kerja Sama Vietnam-Singapura - ảnh 2Jaya Ratnam, Duta Besar Singapura untuk Vietnam

Di bidang ekonomi digital, dengan jaringan infrastruktur telekomunikasi, teknologi informasi, dan internet yang berkembang pesat,  modern dan kepadatan pengguna yang tinggi, Vietnam dan Singapura masuk dalam 3 besar ekosistem startup inovasi kreatif papan atas di Asia Tenggara. Menurut Bapak Jaya Ratnam, Duta Besar Singapura untuk Vietnam, ada tiga bidang di mana Singapura dan Vietnam sedang mendorong kerja sama secara lebih intensif dan ekstensif pada dekade mendatang, termasuk: inovasi kreatif, energi terbarukan, dan pembangunan berkelanjutan.

“Revolusi digital akan berpengaruh terhadap setiap negara di dunia. Baik Singapura maupun Vietnam perlu memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan daya saing kita melalui kerja sama. Kedua Pemerintah menyadari pentingnya hal ini, itulah sebabnya kami telah membentuk berbagai kelompok kerja bilateral untuk menetapkan bidang-bidang kerja sama baru ini, khususnya di kecerdasan buatan, data transnasional, dan keamanan siber”.

Setelah 50 tahun penggalangan hubungan diplomatik dan 10 tahun pengembangan hubungan Kemitraan strategis, hubungan Vietnam-Singapura berada dalam tahap yang sangat baik, tanpa memperdulikan kesulitan akibat pandemi dan gejolak-gejolah dari situasi di dunia. Pendorongan dan perluasan hubungan kemitraan di bidang ekonomi hijau dan ekonomi digital tidak hanya membantu Vietnam dan Singapura memecahkan semua kepentingan dan komitmen internasional dari dua negara, namun juga menciptakan efek limpahan, menuju ke masa depan yang berkelanjutan untuk  seluruh kawasan./.

 


Komentar

Yang lain