Festival internasional ke-4 Seni Panggung eksperimen, peluang bagi para seniman-seniwati dalam dan luar negeri melakukan temu pergaulan

(VOVWORLD) - Festival internasional ke-4 Seni  Panggung Eksperimen  berlangsung dari tanggal 4-13/10 di Kota Ha Noi dengan partisipasi 14 lakon dari  dalam negeri dan 7 lakon dari  luar negeri. Dengan upaya menghayati dan mencari  gaya yang memanifestasikan seni panggung baru yang bersifat terobosan, kreatif dan eksperimen yang tinggi dalam proses kekreatifan seni, acara-acara seni panggung eksperimen peserta pada kali ini punya sifat keanekaragaman dalam hal ide dan gaya seni.
Festival internasional ke-4 Seni Panggung eksperimen, peluang bagi para seniman-seniwati dalam dan luar negeri melakukan temu pergaulan - ảnh 1 Panorama satu acara kesenian dalam acara pembukaan Festival tersebut (Foto; VOV)

“Seni panggung eksperimen” merupakan satu istilah untuk menunjukkan kepeloporan dari gerakan-gerakan kesenian untuk memperbarui seni panggung. Seni panggung eksperimen lahir dengan tujuan memperbarui bentuk, menemukan  pemahaman dari kebudayaan pada umumnya dan seni panggung pada khususnya. Seni panggung eksperimen ingin mempertunjukkan perbedaan dalam  bahasa dan jasmani, dari struktur untuk menciptakan konsep pemahaman baru guna memperkaya lagi bahasa seni panggung, yang ditunggu-tunggu penonton dalam kecenderungan integrasi dan perkembangan pada era teknologi 4.0.

Festival seni panggung eksperimen kali ini diikuti oleh 7 rombongan kesenian internasional asal 7 negara yaitu: Hungaria, Israel, India, Republik Korea, Tiongkok, Singapura dan Yunani. Ketika memberikan penilaian terhadap acara-acara  pertunjukan luar negeri peserta festival kali ini, Seniman Rakyat Le Tien Tho, Ketua Asosiasi Seni Panggung  Vietnam memberitahukan:

“Bagi para sahabat, saya melihat sifat profesional mereka. Mereka sangat kreatif dan teliti. Syarat-syarat materiil dan teknik mereka sangat tinggi. Mereka juga memiliki banyak gaya. Di samping itu, juga ada simplifikasi dalam seni panggung, berbeda dengan seni panggung Vietnam”.

Pada festival kali ini, banyak bentuk seni panggung yang dianggap sulit untuk dieksperimenkan  seperti wayang golek dan sirkus juga muncul. Acara-acara panggung ujicoba peserta festival kali ini punya keanekaragaman dari ide dan gaya seni. Ha Quang Hao, Teater Opera Cheo Tentara Rakyat memberitahukan:

“Kami memberikan acara pertunjukan dengan judul: “Kata-kata Kieu yang meninabobokkan seumur hidup manusia” ke Festival internasional kali ini. Kami ingin membawa  kesenian tradisional bangsa ke festival untuk bertemu dengan sahabat-sahabat internasional serta mendekati bentuk-bentuk baru dari kesenian.”

Pada festival ini, Panitia Penyelenggara telah menetapkan 3 kriterium bagi acara pertunjukan yaitu: durasi-nya dari 70-120 menit, khususnya seni wayang golek dan sirkus, durasi-nya dihitung menurut acara pertunjukan. Skenario-skenario peserta festival ini harus punya penemuan dan eksperimen dalam proses kreasi kesenian. Seniman Rakyat Le Tien Tho memberitahukan lagi:

“Tujuan setiap penyelenggaraan festival ialah melakukan temu pergaulan dan belajar  untuk lebih berkembang. Kami berharap supaya temu pergaulan internasional itu akan berpengaruh langsung terhadap perkembangan seni panggung Vietnam pada waktu mendatang.”

Bisa dikatakan bahwa Festival internasional ke-4 Seni panggung eksperimen merupakan peluang bagi unit-unit kesenian dan para seniman-seniwati dalam dan luar negeri untuk melakukan temu pergaulan dan pertukaran pengalaman guna  meningkatkan kemampuan kejuruan, melalui itu, turut mendorong perkembangan kebudayaan kesenian demi satu seni panggung yang inovatif, bekerjasama dan berkembang. 

Komentar

Yang lain