Mematuhi Piagam PBB untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional

(VOVWORLD) - Di Kota New York, Amerika Serikat (AS), Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk pertama kalinya mengesahkan satu Pernyataan  tersendiri tentang Piagam PBB. Deputi Perdana Menteri (PM), Menteri Luar Negeri (Menlu) Viet Nam, Pham Binh Minh memimpin sesi perbahasan terbuka DK PBB-selar penting yang diselenggarakan oleh Viet Nam pada bulan pertama partisipasinya, bersamaan itu memikul peranan sebagai Ketua DK PBB dan telah menyampaikan pidato penting tentang masalah ini.
Mematuhi Piagam PBB untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional - ảnh 1Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh memimpin sesi perbahasan terbuka DK PBB  (Foto: UN) 

Pada 75 tahun lalu, dari hasrat-hasrat berbagai bangsa di dunia  yaitu “menghindarkan generasi masa depan dari musibah perang”, para pendiri PBB telah membangun Piagam dengan prinsip-prinsip dasar tentang melawan perang agresi, kesetaran, penghormatan kepada kemerdekaan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah, tidak menggunakan atau mengancam menggunakan kekerasan, tidak mengintervensi urusan internal negara-negara lain, memecahkan semua sengketa internasional dengan langkah damai. Semua prinsip dasar ini telah menjadi fondasi hukum internasional modern, menderegulasikan hubungan kerjasama dan persahabatan antar-negara, mendorong pembentukan dan pengembangan satu sistim hukum internaisonal yang komprehensif, dari perlucutan senjata dan usaha mendorong hak azasi manusia sampai ekonomi, perdagangan, perubahan iklim dan lain-lain.

Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh menegaskan bahwa sejarah perkembangan PBB merupakan bukti yang paling hidup-hidup bagi arti penting Piagam. Masalah menghormati dan mematuhi Piagam PBB merupakan faktor kunci dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, mencegah tidak terjadinya satu perang dunia baru, mendorong dialog dan perundingan untuk mengusahakan solusi damai atas ratusan bentrokan di kawasan-kawasan. Menurut Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh, masalah tidak menghormati dan tidak mematuhi prinsi-prinsip Piagam PBB dan hukum internasional telah dan sedang mengancam secara serius perdamaian dan keamanan di setiap negara, kawasan dan dunia, bersamaan itu mengedepankan tantangan-tantangan yang tidak mudah diatasi terhadap PBB.

Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh menyatakan bahwa dunia sedang mengalami perubahan dengan munculnya semakin banyak tantangan yang bersifat global dan  adanya pengaruh timbal balik yang tidak bisa dipecahkan oleh satu negara secara sendirian. Pada latar belakang itu, Piagam PBB semakin mengembangkan nilainya. Harus bertindak agar PBB benar-benar menjadi tempat yang mencerminkan denominator bersama tentang kepentingan semua negara anggota, mendorong multilateralisme dan hubungan kerjasama yang setara berdasarkan pada Piagam PBB. Ini merupakan satu-satunya cara untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional, mendorong perkembangan yang berkesinambungan, menanggulangi perubahan iklim, mengatasi akibat perang, melakukan rekonstruksi pasca-bentrokan dan sebagainya demi satu dunia yang lebih damai, sama derajat dan lebih baik.

Viet Nam menyatakan bahwa semua negara, subyek utama dan paling penting dalam hubungan internasional modern punya tanggung-jawab primer dalam mendorong dan menjamin kepatuhan terhadap Piagam PBB dan hukum internasional di semua tingkat. Viet Nam juga menyatakan bahwa selaku badan Piagam yang memikul tanggung-jawab utama dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, maka DK PBB dan semua negara anggota DK PBB harus berjalan di depan dalam upaya menjamin dan menghormati podoman dan target Piagam.

Deputi PM, Menlu Pham Binh Minh mengeluarkan tiga rekomendasi. Yaitu semua negara perlu memperkokoh komitmen terhadap multilateralisme dengan PBB sebagai sentralnya. Semua negara supaya memanfaatkan secara maksimal semua mekanisme dan instrumen yang tercantum dalam Piagam, terutama dalam mencegah bentrokan dan memecahkan semua sengketa internasional dengan langkah damai. Kedua, semua negara perlu berupaya melakukan kerjasama untuk memperkuat lebih lanjut lagi efektivitas dan peranan semua organisasi regional, khususnya dalam koordinasi dengan PBB dan DK PBB guna menjaga perdamaian dan keamanan di setiap kawasan, melalui itu memberikan sumbangan menjamin perdamaian dan keamanan internasional. Praktek di kawasan Asia Tenggara menunjukkan bahwa Komunitas ASEAN dengan kerangka hukumnya ialah Piagam ASEAN yang mengambil cita-cita dan ilham dari Piagam PBB telah menjadi satu komunitas yang kohesif, memperluas kerjasama, menegaskan posisi dalam struktur keamanan kawasan dan memainkan peranan sentralitas dalam menangani masalah-masalah kawasan, menjaga perdamaian, keamanan dan kestabilan regional dan internasional. Ketiga, semua negara perlu menjamin pematuhan terhadap semua prinsip dasar dari hukum internasional dan Piagam PBB, menjamin penetapan dan penggelaran semua strategi, kebijakan perkembangan, keamanan, pertahanan dan hubungan luar negeri harus sesuai dengan semua standar dan prinsip dasar hukum internasional dan Piagam PBB, dari situ mendorong pembentukan budaya menghormati dan mematuhi Piagam PBB. Ini merupakan satu-satunya  cara untuk menegakkan perdamaian yang berkesinambungan.

Memahami semua nilai Piagam PBB, Viet Nam mendukung dengan kuat semua podoman dan target PBB dan menyatakan berkomitmen mematuhi semua prinsip dasar Piagam PBB. Sebagai satu negara yang pernah mengalami banyak penderitaan akibat perang dan sedang berupaya melakukan pembaruan, pengembangan dan integrasi internasional, Viet Nam berhasil menyadari secara mendalam nilai dan arti kepatuhan kepada Piagam PBB, menganggap itu sebagai metode penting primer untuk memupuk perdamaian yang berkesinambungan, memberikan kemakmuran kepada umat manusia dan membangun satu ketertiban dunia yang berdasarkan pada hukum dengan hubungan-hubungan internasional yang setara, adil dan bersahabat antar-negara.

Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB, sebagai anggota PBB yang aktif dan bertanggung-jawab, Viet Nam memberikan komitmen kuat dalam menghormati Piagam PBB. Dengan semangat “Kemitraan demi perdamaian yang berkesinambungan”, Viet Nam akan berupaya memberikan sumbangan terhadap aktivitas PBB dan komunitas internasional dalam menjamin pelaksanaan dengan efektif semua pedoman dan target Piagam PBB, demi perdamaian, keamanan dan perkembangan yang berkesinambungan.  

Komentar

Yang lain