Vietnam Bersama-sama Bagikan dan Lakukan Kerja Sama Demi Satu Dunia yang Damai

(VOVWORLD) - Presiden Vietnam, Nguyen Xuan Phuc yang mengepalai delegasi tingkat tinggi Vietnam baru saja mengakhiri kunjungan resmi di Kuba dan kehadirannya pada sesi pembahasan tingkat tinggi bersama Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB)  di New York, Amerika Serikat. Bagi Kuba, kunjungan tersebut membuka satu tahap kerja sama yang baru antardua negara, menuju ke target “saling menang” berdasarkan pada kepercayaan yang mendalam, solidaritas dan persaudaraan yang erat dan setia serta  tidak terintang oleh kesulitan pun. Sedangkan kunjungan kehadiran pada sesi pembahasan MU PBB terus memanifestasikan sebuah negara Vietnam yang dinamis, bertanggung jawab, satu mitra yang kuat dari PBB selama 44 tahun berpartisipasi dengan organisasi ini.

Kunjungan kerja delegasi tingkat tinggi  Vietnam yang dikepalai Presiden Nguyen Xuan Phuc mempunyai banyak makna yang mendalam, mencapai semua target yang ditetapkan dan memberikan hasil inklusif dan komprehensif, turut meningkatkan prestise dan posisi Vietnam di gelanggang internasional.

Vietnam Bersama-sama Bagikan dan Lakukan Kerja Sama Demi Satu Dunia yang Damai - ảnh 1Partai vaksin dan materi medis yang diberikan Kuba dan AS kepada Vietnam (Foto: VOV)

Menciptakan motivasi dan daya hidup yang baru untuk mendorong hubungan istimewa Vietnam-Kuba

 

Kunjungan resmi Presiden Nguyen Xuan Phuc di Kuba berlangsung pada latar belakang Vietnam dan Kuba memasuki tahap perkembangan baru setelah menyelenggarakan dengan sukses Kongres Nasional Partai Komunis. Doktor Ruvislei Gonzalez Saez, Wakil Ketua Asosiasi Persahabatan Kuba-Vietnam menilai:

“Ini merupakan kunjungan pertama dari seorang kepala negara ke Kuba sejak merebaknya pandemi Covid-19 dari bulan 3/2020. Itu hanya merupakan hal yang telah memasuki sejarah dan sekali lagi membuktikan keterkaitan antardua negara pada saat-saat sulit, mewujudkan komitmen  para pemimpin generasi baru dari dua negara dalam melanjutkan solidaritas dan tradisi sejarah antara dua bangsa”.

Dalam kunjungan tersebut, kedua negara telah mengeluarkan  Pernyataan Bersama tingkat tinggi dengan isinya komprehensif, menandatangani Rencana Aksi menggelar Agenda ekonomi 2021-2025 dan banyak naskah serta kesepakatan kerja sama tentang pertanian, kesehatan, hukum, informasi, komunikasi, energi, pariwisata dan sebagainya. Yang menonjol yakni Kuba berkomitmen memberi 10 juta dosis vaksin Abdala dan menstranfer teknologi produksi kepada Vietnam, pertama-tama segera memberi 01 juta dosis vaksin dalam kerangka kunjungan ini. Vietnam juga menghadiahkan 23.000 ton beras kepada warga Kuba sejak merebaknya wabah Covid-19, khususnya, dalam kerangka kunjungan ini menghadiahkan 6.000 ton beras, materi dan peralatan medis, benih jagung hibrida dan komputer. Presiden Nguyen Xuan Phuc menegaskan:

“Partai Komunis, Negara dan rakyat  Vietnam selalu bersedia melaksanakan semua yang berikan sumbangan pada hubungan baik antara Vietnam-Kuba. Meskipun Vietnam tengah mengalami banyak kesulitan tetapi berupaya memberikan sebagian sumbangan kecilnya untuk membantu warga Kuba sesaudara. Ini merupakan pesan dari kunjungan tersebut. Partai dan rakyat Vietnam selalu bahu-membahu dan bersinergi dengan Partai Komunis dan warga Kuba sesaudara”.

 
Vietnam Bersama-sama Bagikan dan Lakukan Kerja Sama Demi Satu Dunia yang Damai - ảnh 2Presiden Nguyen Xuan Phuc menyampaikan pidato di depan sesi pembahasan MU PBB (Foto: VOV)

Vietnam bersinergi menangani semua tantangan global

 

Setelah mengakhiri dengan baik kunjungan resmi di Kuba, Presiden Nguyen Xuan Phuc terus menghadiri sesi pembahasan tingkat tinggi MU PBB angkatan ke-76 di New York.

Vietnam merupakan salah satu di sedikitnya negara yang mendapat undangan untuk menyampaikan pidato di 4 event penting PBB. Presiden Nguyen Xuan Phuc telah menonjolkan solusi-solusi untuk menghadapi tantangan-tantangan global sekarang yang meliputi wabah Covid-19, perubahan iklim, instabilitas dan bentrokan, pangan yang berkesinambungan. Ketika menyampaikan penilaian tentang  sumbangan-sumbangan penting dari Vietnam dalam menangani tantangan-tantangan global, Menteri Luar Negeri (Menlu) Bui Thanh Son mengatakan:

“Pidato Presiden Nguyen Xuan Phuc di MU PBB memusatkan perhatian bersama komunitas internasional dan dari pengalaman Vietnam sudah diajukan  banyak solusi dan komitmen. Semua pembagian ini mendapat dukungan besar sahabat-sahabat internasional. Sekretaris Jenderal PBB mengatakan PBB selalu berdiri di belakang dan mendukung Vietnam apabila Vietnam berkomitmen mempercepat perkembangan sesuai arah berkesinambungan dan hijau”.

Di samping jejak-jejak di kegiatan-kegiatan multilateral, kunjungan  Presiden kali ini juga meninggalkan jejak-jejak menonjol dalam mendorong hubungan bilateral, di antaranya ada kesuksesan dalam diplomasi  vaksin. Menlu Bui Thanh Son menegaskan:

“Presiden Nguyen Xuan Phuc telah melakukan lebih dari 30 kontak dengan Presiden, Perdana Menteri negara-negara. Dengan pesan bersama yakni memperdalam lebih lanjut hubungan politik sehingga jadikan kerja sama yang konkret. Berdasarkan pada kontak-kontak itu, kepercayaan politik meningkat. Itu justru adalah dasar yang sangat baik untuk menciptakan fondasi dan posisi diplomatik besar bagi kerja sama internasional, bersamaan itu berhasil mengusahakan  sumber-sumber untuk melayani perkembangan tanah air”.

Bukti konkretnya yalah negara-negara berkomitmen memberikan sumber pengembangan ekonomi, terutama pencegahan dan penanggulangan wabah, memberikan bantuan vaksin kepada Vietnam. Di samping  bidang kesehatan, hampir 50 badan usaha dalam pertemuan dengan Presiden Nguyen Xuan Phuc juga menegaskan keinginan melakukan investasi di Vietnam.

Vietnam Bersama-sama Bagikan dan Lakukan Kerja Sama Demi Satu Dunia yang Damai - ảnh 3
Presiden Nguyen Xuan Phuc menerima  mitra-mitra dari delta Offhore - Bac Lieu Energy di Amerika Serikat (Foto: VOV)

Di New York, Presiden Nguyen Xuan Phuc juga melakukan pertemuan yang sangat terharu dengan wakil 2,2 juta perantau Vietnam di Amerika Serikat, memanifestasikan perhatian Partai Komunis dan Negara terhadap para perantau di tengah wabah. Bisa dikatakan bahwa kunjungan resmi Presiden Nguyen Xuan Phuc di Kuba dan kehadirannya pada sesi pembahasan tingkat tinggi MU PBB angkatan ke-76 telah mencapai kesuksesan yang komprehensif dan efektif. Ini merupakan koordinasi erat antara diplomasi Partai Komunis dan Negara dengan diplomasi rakyat, melaksanakan garis politik hubungan luar negeri dari Kongres Nasional XIII Partai Komunis Vietnam, memanifestasikan bahwa Vietnam adalah sahabat dan mitra yang tepercaya untuk komunitas internasional.

Komentar

Yang lain