Lam Binh Lestarikan Artefak-Artefak Arkeologi Yang Potensial Dengan Eko-Wisata

(VOVWORLD) - Kabupaten Lam Binh, Provinsi Tuyen Quang (Vietnam Utara) dimanjakan oleh  alam  ekologi yang beranekaragaman, pemandangan alam yang indah, hutan dan gunung yang megah. Dulu, tempat ini merupakan salah satu dari ayunan-ayunan dari orang Vietnam purba. 

Para arkeolog  telah menemukan artefak-artefak arkeologi di Kabupaten Lam Binh, misal-nya kapak, cangkul, panah yang dibuat secara halus  dari batu, perunggu dan keramik pada zaman kebudayaan  Hoa Binh. Di sini, ada beberapa pagoda dan kuil yang berpenanggalan sudah sejak cukup lama, kental dengan identigas budaya etnis minoritas di daerah pegunungan, di antaranya ada kuil Pu Bao, pagoda Phuc Lam dan sebagainya….

Lam Binh Lestarikan Artefak-Artefak Arkeologi Yang Potensial Dengan Eko-Wisata - ảnh 1Gua Khuoi Pin (Foto: VNA)

Situs peninggalan dapur api yang ditemukan di gua Phia Vai   milik kelas budaya lambat yang berpenanggalan  kira-kira 8.000 tahun lalu, luasnya tidak besar, bermanfaat untuk menghangatkan atau  memanggang makanan untuk satu kelompok orang yang berdarah sama. Para arkeolog juga menemukan makam-makam orang Vietnam purba. Bapak Cao Van Minh, Kepala Kamar Kebudayaan dan Informasi Kabupaten Lam Binh memberitahukan:

“Menurut para arkeolog, Gua Phia  Vai merupakan tempat pemukiman orang Viet purba sejak hampir 12.000 tahun lalu. Dulu orang Viet purba biasanya hidup di tepi sungai dan anak sungai, tempat  dimana ada sumber air untuk kebutuhan hidup sehari-hari”.

Dengan barisan gunung kapur yang terbentang luas, di dalamnya ada sistem gua menarik yang adalah  syarat ideal bagi Kabupaten Lam Binh untuk mengembangkan pariwisata. Yang lebih menonjol yalah gua Khuoi Pin, air terjun Khuoi Nhi, air terjun Nam Me atau gua Song Long. Danau ekologis Na Hang – Lam Binh – tempat yang melestarikan sistem ekologi yang kaya-raya dengan banyak pulau besar dan kecil yang muncul di permukaan danau dan tercipta menjadi pemandangan alam yang unik di tengah-tengah  daerah pegunungan Viet Bac. Yang menojol yakni 99 buah puncak gunung di Kecamatan Thuong Lam yang diibaratkan sebagai “Teluk Ha Long di darat”. Bapak Cam Van Minh, Kepada Kamar Kebudayaan dan Informasi Kabupaten Lam Binh memberitahukan:

“Gua Khuoi Pin baru saja ditemukan. Di dua ini ada sistem stalaktit yang sangat indah, di dalam perut gua ada anak sungai. Di  jalur kunjungan  ada  air terjun Nam Me, wisatawan bisa menguak tabir hutan-hutan perawan  primitif, di antaranya ada ribuan pohon “Nghien” (Nama ilmiahnya Burretiodendron hsienmu) . Khususnya, di air terjun Khuoi Nhi ada sejenis ikan yang bisa memijat kaki wisatawan kalau kakinya direndam ke dalam air.  Hanya air terjun Khuoi Nhi yang memiliki jenis ikan ini. Kemudian, gua Song Long yang memiliki banyak stalaktit indah  yang berdekatan dengan Kabupaten Bac Me, Provinsi Ha Giang”.

Lam Binh Lestarikan Artefak-Artefak Arkeologi Yang Potensial Dengan Eko-Wisata - ảnh 2Sebagian Danau ekologis Na Hang (Foto: baotuyenquang.com.vn)

Selain berbagai gua dan air terjun, ketika datang ke Kabupaten Lam Binh, wisatawan bisa menguak tabi ciri-ciri kebudayaan yang khas dari warga etnis-etnis minoritas, setiap etnis memiliki beberapa adat-istiadat yang berbeda sehingga menciptakan keunikan dan keanekaragaman. Saudari Chau Thanh Nga, warga di Kecamatan Thuong Lam, Kabupaten Lam Binh memberitahukan:

“Datang ke sini, wisatawan bisa menguak tabir kehidupan kebudayaan yang terkait dengan kehidupan setiap hari dari warga etnis minoritas melalui busana dan cara hidup di rumah panggung, kegiatan produksi pertanian, talam makanan yang ketal dengan identitas budaya atau lagu-lagu rakyat tradisional. Wisatawan bisa menguak tabir satu ruangan, dan pemandangan alam yang sangat megah. Di sini juga ada waduk pembangkit listrik  Tuyen Quang yang membentang luas dan disekitarnya ada sistem hutan-hutan primitifr, gua  dan banyak  air terjun yang besar dan kecil”.

Datang ke Lam Binh, wisatawan bisa menikmati makanan-makanan tradisional  dari warga etnis minoritas Tay, Dao, Mong dan sebagainya seperti “Com Lam” (atau nasi lemang), daging asam, daging kerbau asap,  masakan ikan asin (jenis ikan yang dibudidayakan di sawah), teh Khau mut dan lain-lain….. Sekarang, di daerah ini ada puluhan kepala keluarga yang menyelenggarakan  homstay, membentuk zona-zona wisata komunitas di setiap dusun dengan kriterium satu destinasi banyak penguaktabiran. Menurut Bapak Chau Minh Vu, pemilik homstay di Kecamatan Lang Can, wisatawan akan mengingat tempat ini  dengan makanan-makanan yang kental dengan aroma daerah pegunungan.

“Wisatawan bisa menikmati  masakan-masakan daerah setempat seperti ayam bukit, babi hitam, ikan panggang dalam lemang, daging asam, daging babi asap, dan ikan panggang. Makanan-makanan tersebut dibuat oleh warga daerah setempat. Juga ada keluarga yang membuat kue Day atau kue telur semut. Kemudian mengajak  tamu untuk membuat  kue tersebut. Wisatawan cukup gembira”.

Kabupaten Lam Binh telah merevitalisasi beberapa pesta tradisional seperti Pesta Long Tong (Pesta Turun ke sawah) Kecamatan Thuong Lam, Lang Can; Pesta  Loncat Api dari warga etnis minoritas Pa Then di Kecamatan Hong Quang. Pesta-pesta di Kabupaten Lam Binh kental dengan warna-warni rakyat yang unik telah menyerap kedatangan banyak wisatawan di dalam dan luar provinsi pada awal Musim Semi. Menetapkan pariwisata sebagai titik berat untuk mengembangkan ekonomi, Kabupaten Lam Binh mengembangkan potensi dan keunggulan yang dimiliki daerah, membuat beberapa paket eko-wisata dan wisata menguak tabir  pengalaman yang unik dan atraktif. /.

Komentar

Yang lain