Presiden Pezeshkian menyatakan bahwa Teheran menjalankan solusi komprehensif untuk mengakhiri perang secara komprehensif dan disertai dengan jaminan perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut. Ia juga mengapresiasi sikap Malaysia yang mengutuk serangan-serangan terhadap sasaran-sasaran Iran, dan menganggapnya sebagai dukungan prinsipil terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah negara tersebut.

Di pihak lain, PM Malaysia menyatakan keprihatinannya atas dampak yang dialami Iran sekaligus menekankan sikap memprotes semua tindakan pelanggaran terhadap kedaulatan nasional. Pemimpin Malaysia juga mengimbau perlunya jaminan-jaminan internasional untuk mencegah terjadinya serangan-serangan di masa depan.

Dalam perkembangan terkait pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran telah mengizinkan 10 kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz sebagai " itikad baik" di tengah berlangsungnya negosiasi-negosiasi untuk mengakhiri konflik antara kedua belah pihak. Sementara itu, Utusan Khusus AS Steve Witkoff menyatakan bahwa terdapat "sinyal-sinyal positif yang jelas" yang menunjukkan kemungkinan tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Iran.