Warga provinsi Cebu mencari barang-barang tersisa dalam reruntuhan setelah topan (Foto: AFP)

Topan Rai melanda Filipina untuk pertama kalinya pada 16 Desember, membawa hujan lebat dan angin berkekuatan hingga 168 Km/jam, setara dengan topan tingkat 5.

Setelah 8 kali, topan tersebut menerbangkan rumah-rumah, memutus lalu lintas di provinsi-provinsi Filipina Tengah dan Selatan, menimbulkan banjir dan tanah longsor, dan sehingga lebih dari 7 juta orang mengungsi.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menyatakan bahwa Pemerintah akan memberikan bantuan kepada para korban topan. Sebelumnya, pemimpin Filipina berkomitmen memberikan bantuan sebesar 40 juta USD untuk kawasan-kawasan yang dilanda topan.