Dana tersebut ditujukan untuk melaksanakan dua inisitaif besar guna mengintegrasikan jaringan kelistrikan, memperluas perdagangan listrik lintas batas dan memperkuat akses infrastruktur digital di kawasan Asia-Pasifik.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Konferensi Tahunan ADB ke-59 di Samarkand, Uzbekistan. Dalam konferensi tersebut, Presiden ADB, Masato Kanda mengumumkan dua inisiatif yang meliputi: Inisiatif Jaringan Listrik Lintas Asia dan Koridor Digital Asia-Pasifik. Secara konkret, ADB berencana akan memobilisasi hampir 50 miliar dolar AS untuk berbagai proyek infrastruktur lintas batas hingga 2035, yang berfokus pada saluran transmisi, gardu induk, sistem penyimpanan, dan digitalisasi jaringan listrik. Di samping itu, sekitar 20 miliar dolar AS akan dialokasikan bagi pengembangan berbagai koridor digital, infrastruktur data dan ekonomi yang berbasis kecerdasan buatan.
