(VOVworld) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vietnam dan Kemlu Amerika Serikat (AS) mengadakan Konferensi ke-8 Kelompok Kerja Gagasan hilir sungai Mekong (LMI) dan Konferensi pertama Kelompok Kerja Sahabat-Sahabat dari Gagasan Hilir Sungai Mekong (FLM), di kota Hanoi, 15-16/12 ini.
Pada Konferensi tersebut, para utusan berbahas tentang rencana aksi LMI tahap 2016-2020, mengesahkan daftar proyek-proyek dan aktivitas kongkrit yang direkomendasikan oleh negara-negara anggota LMI dan AS guna menggelarkan Rencana Aksi ini untuk tahap lima tahun mendatang.

Provinsi membangun saluran (Ilustrasi)
(Foto: vov.vn)
Perbahasan-perbahasan tersebut berfokus pada banyak masalah seperti konservasi sumber daya alam bersama secara berkesinambungan melalui cara pendekatan antar-bidang antara keamanan air-keamanan energi-keamanan pangan, usaha mendorong kesetaraan gender dan memberdayakan kaum wanita. Bersamaan itu, para utusan juga memberikan rekomendasi dan orientasi untuk meningkatkan hasil-guna aktivitas LMI.
Konferensi tersebut juga berbahas tentang metode koordinasi dengan Kelompok sahabat-sahabat dalam menggelarkan proyek-proyek LMI, membantu menangani tantangan-tantangan dalam tercapainya keseimbangan antara keamanan air-keamanan energi-keamanan pangan; memobilisasi sumber-sumber daya, termasuk sumber keuangan untuk kerjasama LMI, serta mendorong partisipasi yang lebih aktif dari sektor swasta dalam kerjasama LMI.
Pada Konferensi tersebut, para utusan berbahas tentang rencana aksi LMI tahap 2016-2020, mengesahkan daftar proyek-proyek dan aktivitas kongkrit yang direkomendasikan oleh negara-negara anggota LMI dan AS guna menggelarkan Rencana Aksi ini untuk tahap lima tahun mendatang.

Provinsi membangun saluran (Ilustrasi)
(Foto: vov.vn)
Konferensi tersebut juga berbahas tentang metode koordinasi dengan Kelompok sahabat-sahabat dalam menggelarkan proyek-proyek LMI, membantu menangani tantangan-tantangan dalam tercapainya keseimbangan antara keamanan air-keamanan energi-keamanan pangan; memobilisasi sumber-sumber daya, termasuk sumber keuangan untuk kerjasama LMI, serta mendorong partisipasi yang lebih aktif dari sektor swasta dalam kerjasama LMI.
