![]() |
Selama tiga hari berlangsung, di samping aktivitas-aktivitas dagang, gerai Jepang juga merupakan tempat untuk memperkenalkan kepada warga di daerah dataran rendah sungai Mekong tentang ciri-ciri khas dalam kebudayaan Jepang seperti: tarian tradisional “Yosakoi”, seni membuat kue “Wagashi”, silat dan sebagainya. Sementara itu, gerai-gerai Viet Nam memperkenalkan kepada sahabat-sahabat Jepang tentang citra-citra yang kental dengan identitas bangsa dan menegakkan nama warga Viet Nam Selatan seperti: pertunjukan seni lagu rakyat “Don ca tai tu”, pameran benda-benda dan instrumen musik, pagelaran memasak makanan-makanan rakyat, menyosialisasikan citri wisata di daerah perairan dan silat tradisional Viet Nam “Vovinam”.
Dalam rangka festival tersebut juga berlangsung lokakarya ilmiah internasional dan temu pergaulan Viet Nam – Jepang, daerah dataran rendah sungai Mekong – Kota Can Tho tahun 2018 dan Forum kerjasama bisnis Jepang – Mekong.
Festival ke-4 Kebudayaan – Perdagangan Viet Nam- Jepang tahun 2018 telah menyerap partisipasi kira-kira 150 badan usaha Jepang.

