Juga pada hari yang sama, Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena telah mengadakan satu sidang Dewan Keamanan Nasional untuk menilai situasi keamanan setelah serentetan serangan teror tersebut. Sidang ini dihadiri oleh Perdana Menteri, Ranil Wichkremesinghe. Juga pada Senin (22 April), kalangan otoritas Sri Lanka telah menghapuskan perintah jam malam yang dikenakan di seluruh negeri ini.