Ilustrasi (Foto: VNA)

Pada acara pengumuman laporan ini, Nguyen Minh Cuong, ekonom nasional ADB, menganalisis:

“Hampir semua indeks ekonomi Vietnam yang baru diumumkan menunjukkan pemulihan. Dalam konteks sekarang ini, prakiraan pertumbuhan ekonomi ADB terhadap Vietnam relatif positif. Hal ini didasarkan pada beberapa alasan seperti: Pertama ialah karena pemulihan cabang industri, khususnya pengolahan dan manufaktur dengan pemulihan tenaga kerja dan pemulihan badan usaha yang relatif kuat. Kedua ialah perdagangan-investasi: perdagangan tetap terus tumbuh, kecenderungan investasi asing di Vietnam tetap melanjutkan pertumbuhan yang kuat. Motivasi pertumbuhan penting berikutnya ialah langkah, kebijakan stimulasi keuangan-moneter dalam paket pemulihan dan pengembangan ekonomi yang telah disahkan Majelis Nasional Vietnam pada Januari 2022. Paket bantuan ini diharapkan akan terus menstimulasi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Vietnam pada tahun 2022 dan 2023.

Menurut penilaian ADB, pertumbuhan industri Vietnam diprakirakan mencapai 9,5% pada tahun 2022. Hasil produksi pertanian direncanakan akan meningkat 3,5%. Inflasi Vietnam direncanakan akan meningkat menjadi 3,8% pada tahun 2022 dan 4,0% pada tahun 2023. Nilai ekspor barang Vietnam diprediksi meningkat 8-10% pada tahun ini.