Ilustrasi (Foto: Astasia Forum)

Menurut Laporan Prospek Pembangunan Asia, ADB telah meningkatkan prakiraan pertumbuhan kawasan berkembang pada tahun 2024 menjadi 4,9%, sementara itu taraf prakiraan yang dikeluarkan pada bulan Desember tahun lalu sebesar 4,8%. Namun ADB memperingatkan bahwa tantangan-tantangan yang berkepanjangan seperti meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah, bisa memutus rantai pasokan dan menimbulkan inflasi.

Menurut ADB, Tiongkok tetaplah “titik cerah” dalam gambaran tentang prospek pertumbuhan di kawasan. Bank ini memprakirakan bahwa perekonomian Tiongkok akan mencapai pertumbuhan sebesar 4,8% pada tahun ini, lebih tinggi dari pada taraf prakiraan 4,5% yang dikeluarkan pada bulan Desember tahun lalu, tetapi lebih rendah dari pada taraf pertumbuhan sebesar 5,2% pada tahun lalu.