Ilustrasi (Foto: Thehindubusinessline) |
Konkretnya, bank ini telah menurunkan prakiraan pertumbuhan tahun 2022 terhadap kawasan Asia yang sedang berkembang menjadi tinggal 4,3%, lebih rendah dari pada taraf prakiraan 5,2% yang dikeluarkan pada bulan April lalu. Di antaranya, prakiraan pertumbuhan Tiongkok pada tahun 2022 juga menurun dari 5,0% tinggal 3,3% karena langkah-langkah penanggulangan wabah seperti blokade dan pembatasan mobilitas sehingga aktivitas ekonomi terputus.
Di kawasan Asia yang sedang berkembang terdapat 46 negara yang merupakan anggota ADB, membentang dari Kepulauan Cook di Samudra Pasifik sampai Kazakhstan di Asia Tengah. Prakiraan pertumbuhan kawasan ini pada tahun 2021 mencapai 7,0%.

