Latihan perang tersebut ada partisipasi dari beberapa kapal perang, di antaranya ada kapal destroyer Chungbuk dan satu helikopter. Tempat latihan perang yaitu kawasan laut kawasan sebelah Selatan kawasan bantakan yang dibentuk oleh dua bagian negeri Korea di dekat perbatasan di laut antara dua pihak pada tahun lalu untuk mengurangi ketegangan dan mencegah bentrokan-bentrokan.

Setelah pertemuan puncak antar-Korea ke-3 antara Presiden Republik Korea, Moon Jae-in dan Pemimpin RDRK, Kim Jong-un di Pyong Yang pada bulan September tahun lalu, Menteri Pertahanan dua negara telah menandatangani permufakatan militer, di antaranya ada pelaksanaan serentetan langkah untuk mengontrol senjata dan membina kepercayaan. Selain itu, permufakatan ini juga terdiri dari pembentukan kawasan-kawasan bantalan di darat, udara dan laut untuk mencegah “semua tindakan permusuhan”.