Latihan perang tahunan yang bernama “Kewaspadaan Pertahanan” akan berlangsung hingga tanggal 3 November mendatang.

Isi latihan perang ini bertujuan memperbaiki kemampuan interaksi antara tentara dua negara melalui pelaksnaaan tugas-tugas besar di udara seperti latihan penembakan peluru sungguhan udara ke darat, serangan balasan di udara dan beberapa latihan darurat lainnya.

Republik Demokratik Rakyat Korea selama ini selalu mencela latihan perang gabungan AS-Republik Korea dan menganggap ini sebagai latihan perang untuk menentang negara ini.