![]() |
Dia menegaskan bahwa ini merupakan rencana yang “sangat kongkrit” dan akan merupakan “visi yang komprehensif” terhadap proses perdamaian di Timur Tengah. Dia juga memberitahukan bahwa penundaan pengumuman rencana karena harus menunggu Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu membentuk persekutuan pimpinan tanah air setelah kemenangan dalam pemilihan pada 9 April baru-baru ini.

