AS Aktifkan Tahap Kedua Rencana Penghentian Konflik Gaza

(VOVWORLD) - Pemerintah Amerika Serikat (AS), pada 14 Januari, menyatakan akan memberlakukan kembali tahap kedua rencana penghentian konflik di Jalur Gaza.

Tahap pertama dalam rencana Amerika Serikat (AS) mengalami beberapa rintangan, di antaranya serangan-serangan udara Israel yang menewaskan ratusan orang di Jalur Gaza, perihal belum selesainya indentifikasi tulang belulang sandera Israel terakhir serta keterlambatan dalam membuka kembali koridor-koridor perbatasan antara Jalur Gaza dan Mesir.

Pemindahan ke tahap kedua berarti AS dan para mitra mediator rekonsiliasi akan menghadapi tantangan-tantangan yang lebih rumit, termasuk perlucutan senjata Pasukan Hamas dan pembentukan sebuah angkatan pemelihara perdamaian internasional di Gaza.

Menurut Pernyataan bersama negara-negara mediator rekonsiliasi yang meliputi Mesir, Qatar, dan Turki, lembaga pengelolaan Palestina akan beranggotakan 15 orang yang dikepalai oleh Ali Shaath, mantan Wakil Menteri dalam Pemerintah Palestina. Ia pernah menangani pengembangan zona-zona industri dan proyek-proyek ekonomi.

Komentar

Yang lain