Komentar tersebut disampaikan Dubes AS di Turki, Tom Barrack pada 23 Oktober malam dalam satu interviu langsung. Ketika ditanya “Apakah serangan AS terhadap Iran bisa dilaksanakan pada akhir pekan ini atau tidak?”, Barrack menjawab “sebenarnya bisa”. Sebelumnya, pada 23 Oktober, dalam pidatonya di rapat di Negara Bagian Floria dalam kampanye pemilihan umum paruh waktu, Presiden Donald Trump memberitahukan bahwa Washington dapat melancarkan operasi serupa lainnya seperti Operasi 'Epic Fury' terhadap Iran.
Menurut kalangan pengamat, gerak-gerik ini sangat diperhatikan di konteks Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sedang berupaya mencanangkan kembali serangan terhadap Iran.
Di pihak Iran, para Jenderal militer negara ini menegaskan angkatan bersenjata Iran tetap berada dalam kewaspadaan dan siap bertempur.
