Pernyataan bersama ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat, Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Republik Korea, Selandia Baru, Inggris dan Utusan Senior Uni Eropa. Pernyataan tersebut mengutuk peningkatan kerja sama militer antara RDRK dan Rusia termasuk ekspor rudal balistik RDRK yang digunakan Rusia di Ukraina.
Semua negara ini juga mengkhawatirkan kemungkinan Rusia bisa menstranfer teknologi rudal balistik atau nuklir kepada RDRK, melanggar semua resolusi terkait dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pernyataan bersama ini menegaskan kembali komitmen terus membantu Ukraina.
