Menlu Amerika Serikat, Wenddy R Sherman dan timpalannya dari Indonesia, Mahendra Siregar (Foto: Kemenlu Indonesia) |
Isi pembahasan fokus dalam memperkuat hubungan kemitraan strategis antardua pihak di bidang-bidang seperti ekonomi, perdagangan, investasi, kerja sama digital, kesehatan, dan teknologi. Kedua pihak berharap supaya nilai perdagangan bilaterla saat ini mencapai hampir 30 miliar USD dapat naik di masa dekat.
Ketika berbahas tentang situasi internasional dan regional, termasuk situasi Palestina, Indonesia menyambut gencatan senjata dan mengatakan bahwa tindakan ini akan meredakan ketegangan di kawasan. Deputi Menlu Indonesia setuju dengan pandangan AS yaitu mendukung solusi dua negara dan menyatakan bahwa Indonesia bersedia turut merealisasikan solusi ini.
Selain masalah-masalah bilateral dan Palestina, Indonesia dan AS juga menaruh perhatian terhadap masalah menanggulangi perubahan iklim. Kedua pihak sepakat mengirimkan Kelompok kerja bersama untuk membahas langkah-langkah dalam rencana masing-masing negara, menuju ke sistem tanpa emisi, transformasi energi, dan memasok keuangan bagi program-program perubahan iklim.

