Kesepakatan ini akan membuka jalan untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan terakhir dan memulihkan aktivitas maritim di Selat Hormuz secara bertahap.

Di media sosial Truth Social, Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran telah selesai dan akan mengizinkan dibukanya kembali Selat Hormuz untuk aktivitas pelayaran internasional, sekaligus mencabut blokade angkatan laut AS terhadap Iran.

Pada saat yang sama, PM Pakistan, Shehbaz Sharif juga menegaskan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan damai, termasuk penghentian segera dan permanen kegiatan militer di berbagai medan perang, termasuk Lebanon. Menurutnya, upacara penandatanganan resmi dijadwalkan akan berlangsung di Swiss pada 19 Juni, sementara pembahasan mengenai pelaksanaan kesepakatan akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang.

Pada Senin pagi (15 Juni), Iran mengumumkan berakhirnya perang dengan AS. Menurut pengumuman tersebut, pertempuran akan berhenti di semua medan perang, dan blokade angkatan laut AS dicabut pada Minggu malam (14 Juni). Menurut unggahan Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi melalui media sosial X, penghentian pertempuran secara permanen di semua medan perang, termasuk Lebanon, mulai berlaku segera pada Minggu malam (14 Juni). Bersamaan dengan itu, blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran secara resmi dicabut. Namun, pengumuman tersebut tidak menyebutkan pembukaan kembali Selat Hormuz.