![]() |
Menurut Kementerian Pertahanan AS, ujicoba ini bertujuan menghadapi intimidasi RDRK yang mungkin akan menyerang wilayah AS dengan rudal ICBM. Kementerian ini juga menyatakan kekhawatiran terhadap bahaya pengembangan rudal yang dilakukan RDRK. Ini merupakan ujicoba rudal anti-balistik pertama yang dilaksanakan AS dan Jepang.
Sementara itu, untuk menghadapi RDRK yang terus-menerus meluncurkan rudal belakangan ini, diplomat Jepang dan Republik Korea telah mengadakan pembicaraan telepon dengan partisipasi AS untuk membahas kerjasama trilateral guna menghadapi RDRK dalam masalah nuklir.

