Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan Pemimpin RDRK, Kim Jong-un dalam pertemuan di desa gencatan senjata Panmunjong, 30/6/2019 (Foto: Xinhua / VNA)

Dalam satu penilaian yang dikeluarkan pada Kamis (24/10), Institut Strategi Keamanan Nasional Republik Korea (INSS) menilai bahwa AS akan berusaha mempertahankan perundingan dengan upaya mengontrol masalah RDRK, terutama pada saat negara ini perlu mencapai prestasi diplomatik secara jelas sebelum pemilihan presiden pada tahun 2020. INSS menunjukkan bahwa AS mungkin akan berusaha meyakinkan RDRK guna menjamin agar pemimpin negara ini Kim Jong-un tidak mengeluarkan satu pesan tentang jalan baru yang pernah RDRK sebutkan dalam pidato pada Tahun baru yang akan datang.