![]() |
Kementerian Pertahanan Republik Korea memberitahukan bahwa sekarang belum ada keputusan yang bersangkutan dengan latihan-latihan perang gabungan yang lain.
Pada 12/6 lalu, segera setelah pertemuan puncak dengan Peminpin Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK), Kim Jong-un, di Singapura, Presiden AS, Donald Trump telah memberitahukan rencana menghentikan latihan-latihan perang “yang provokatif, tidak sesuai dan boros” dengan Republik Korea, yang dicela oleh Pyong Yang sebagai tindakan latihan agresif.

