Pernyataan tersebut dikeluarkan pada saat tentara Pemerintah Suriah sedang siap membuka serangan umum untuk membebaskan Propinsi Idlib, bentang terakhir dari kaum pembangkan di kawasan Suriah Barat Laut.

Sementara itu, Duta Besar Rusia di AS, Anatolu Antonov mengatakan telah memberitahukan kepada para pejabat AS tentang kecemasan Moskow tentang indikasi AS yang sedang siap melakukan serangan-serangan baru terhadap Suriah, bersamaan itu memperingatkan Washington tentang “tindakan menghasut tanpa alasan dan ilegal terhadap Suriah.”