Menurut sumber-sumber resmi Iran, sejumlah lokasi di bagian selatan negara ini telah menjadi sasaran serangan. Ledakan besar terdengar di pelabuhan Bandar Abbas, kota Minab, kota Sirik, Pulau Qeshm, serta beberapa wilayah lain di Teluk Persia. Pada saat yang sama, sistem pertahanan udara juga diaktifkan di wilayah barat ibu kota Teheran. Secara khusus, beberapa sumber berita Iran menyatakan bahwa pertempuran sengit telah terjadi antara pasukan Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Selat Hormuz, jalur pelayaran urat nadi bagi dunia.
Sebagai respons terhadap operasi serangan yang dilakukan pasukan AS, Komando Pusat Angkatan Bersenjata Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz. Lembaga tersebut memperingatkan bahwa mereka akan menyerang siapapun yang memasuki kawasan tersebut, termasuk kapal tanker minyak dan kapal niaga.
