Sebelumnya, pada hari Senin (8 April), PM Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan perlunya untuk masuk ke Rafah guna bisa mengalahkan Hamas, dan sudah menetapkan hari untuk melakukan operasi militer di sini. Namun, menurut Menlu Antony Blinken, AS belum diberitahukan tentang waktu tentara Israel masuk ke Rafah dan AS masih sedang berbahas dengan Israel tentang masalah ini. Menurut Menlu Antony Blinken, AS sedang terus berkoordinasi erat dengan Qatar dan Mesir tentang satu kesepakatan gencatan senjata di Gaza.