AS, Jepang dan Republik Korea berbahas tentang program nuklir RDRK

(VOVworld) - Utusan Khusus urusan nuklir dari Amerika Serikat (AS), Jepang dan Republik Korea, pada Selasa (25 April), telah mengadakan pertemuan di Tokyo, ibukota Jepang untuk berbahas tentang masalah-masalah yang terkait dengan program nuklir Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK). Pertemuan tersebut berlangsung pada latar belakang opini umum menganggap bahwa ada banyak kemungkinan RDRK melakukan uji coba nuklir ke-6 atau meluncurkan rudal balistik sehubungan dengan peringatan ultah ke-85 berdirinya tentara RDRK (25 April). Selain berbahas tentang sanksi-sanksi terhadap RDRK, jika negara ini melakukan lagi tindakan provokatif, para wakil dari tiga negara tersebut berfokus pada metode-metode untuk mendorong Tioingkok menggunakan peranannya sebagai negara yang berpengaruh besar terhadap  RDRK bersama-sama memecahkan dokumen yang sulit ini dengan solusi paling positif.


AS, Jepang dan Republik Korea  berbahas tentang program nuklir RDRK - ảnh 1
Satu jenis  rudal RDRK didemonstrasikan di acara parade militer  sehubungan dengan peringatan ultah ke-105 kelaharian almarhum Presiden Kim Il-sung di ibukota Pyong Yang.
(Foto: Xinhua/Kantor Berita Vietnam).

Sementara itu, Kementerian Pertahanan AS, pada Senin (24 April)  memberitahukan: Kalangan pejabat pertahanan dan para pejabat papan atas lain di negara ini akan mempresentasikan laporan rahasia tentang Republik Demokrasi Rakyat Korea (RDRK) kepada seluruh anggota Senat dalam satu sidang mendadak di Gedung Putih pada Rabu (26 April). Juru bicara Gedung Putih, Jeff Davis memberitahukan: Para pejabat ini akan melaporkan kepada semua anggota Senat tentang situasi strategis sekarang yang bersangkutan dengan Pyong Yang. Sidang ini diadakan secara  mendadak pada latar belakang situasi semenanjung Korea sedang sangat tegang dengan munculnya indikasi mempersiapkan  uji coba nuklir ke-6 dari Pyong Yang.

Pada hari yang sama, para pejabat militer Republik Korea memberitahukan: Kapal selam USS Michigan dari Angkatan Laut AS  akan ikut pada latihan perang di kawasan laut di dekat semenanjung Korea bersama dengan kapal induk USS Carl Vinson pada akhir pekan ini. Para pakar keamanan mengatakan bahwa partisipasi dari dua kapal nuklir modern AS pada latihan perang gabungan di kawasan ini adalah satu peringatan keras terhadap tindakan-tindakan provokatif RDRK.


Komentar

Yang lain