Sistem THAAD milik AS digelarkan di Republik Korea (Foto: Reuters)

Pada pekan lalu, AS dan Republik Korea juga melakukan latihan perang militer gabungan berskala besar, yang dianggap oleh RDRK sebagai alasan yang membuat ledaknya perang di Semenanjung Korea menjadi “satu kenyataan yang diklarifikasi”.

Latihan perang gabungan yang direncanakan dimulai pada Senin (11/12) tersebut merupakan latihan perang ke-6 tentang pembagian informasi dalam memantau rudal balistik antara tiga negara. Akan tetapi, sekarang masih belum tahu apakah Sistem pertahanan rudal jarak tinggi tahap terakhir (THAAD) ikut serta dalam latihan perang ini atau tidak.