Operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas insiden penembakan terhadap kapal dagang di Selat Hormuz yang dituduhkan kepada Iran. CENTCOM menegaskan akan terus memberikan kerugian besar kepada pasukan Iran serta melemahkan kemampuan Teheran untuk menyerang kapal-kapal dagang dan kapal sipil yang melintas di Selat Hormuz. Namun, CENTCOM tidak mengungkapkan sasaran spesifik serangan udara tersebut.
Sesaat sebelum pernyataan CENTCOM dirilis, media pemerintah Iran melaporkan bahwa sedikitnya empat ledakan besar terdengar di kawasan Pelabuhan Bandar Abbas, Iran selatan, yang terletak dekat Selat Hormuz.
Sebelumnya pada tanggal 13 Juli, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, mendesak Iran dan AS untuk segera melanjutkan dialog. Ia menekankan pentingnya semua pihak menahan diri semaksimal mungkin dan menghindari tindakan yang dapat membuat situasi semakin tidak terkendali. PBB juga menyatakan siap mendukung segala upaya untuk meredakan ketegangan, memfasilitasi komunikasi langsung antara para pihak, serta mendorong tercapainya solusi damai.
