Seorang pejabat senior AS memberitahukan bahwa perintah larangan yang baru sama artinya dengan ZTE akan tidak bisa terus mengimpor onderdil-onderdil dari AS untuk dipasang dalam produk-produknya. ZTE juga pasti akan tidak punya peluang untuk mengubah perintah ini.
Perintah larangan tersebut dikeluarkan setelah kalangan otoritas AS menemukan bahwa ZTE telah lancung dalam melaksanakan hukuman yang dikeluarkan oleh Pengadilan Federal di Texas pada bulan 3/2017 setelah menyimpulkan bahwa perusahaan ini telah mengekspor barang-barang AS kepada Iran secara ilegal, melanggar sanksi-sanksi AS. Menurut itu, ZTE harus terkena dengan hukuman sebesar 1,2 miliar USD, taraf yang paling tinggi dalam sejarah pengadilan-pengadilan terhadap larangan ekspor di AS.
