Pemberitahuan ini dikeluarkan setelah RDRK meluncurkan benda dari sistem penembak terus-menerus yang berada dalam sistem rudal berlaras banyak supra besar pada Kamis (28/11).
![]() |
Dalam pemberitahuan ini, AS mengimbau kepada RDRK supaya menaati semua resolusi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan jangan melakukan tindakan-tindakan provokatif pada waktu mendatang. Di samping itu, AS juga mengimbau kepada RDRK supaya kembali ke meja perundingan untuk menuju ke denuklirisasi Semenanjung Korea.
Selain itu, pemberitahuan Kemlu AS juga menyinggung pembicaraan telepon antara Lee Do-hoon, Utusan Khusus Republik Korea urusan perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea dengan Stephen Biegun, Utusan Khusus AS urusan RDRK

