![]() |
Pernyataan tersebut dianggap telah memperjelas gerak-gerik Presiden Donald Trump sebelumnya ketika dia menekankan bahwa dialog-dialog dengan RDRK hanya dilaksanakan “jika ada syarat-syarat yang sesuai”, tapi tidak menunjukkan apa syarat-syarat itu.
Pernyataan dikeluarkan oleh Kemlu AS pada latar belakang di kalangan opini umum ada banyak desas-desus yang bersangkutan dengan keputusan pensiun dari Utusan Khusus AS urusan kebijakan RDRK, Joseph Yun. Dia adalah pelaksana upaya-upaya diplomatik AS dengan RDRK sejaak memegang jabatan sebagai Utusan Khusus urusan kebijakan RDRK pada zaman mantan Presiden Barack Obama pada tahun 2016. Keputusan pensiun dari Joseph Yun tersebut berlangsung pada latar belakang sedang ada indikasi-indikasi positif yang menunjukkan bahwa PyongYang bersedia berdialog dengan Washington.

