(VOVworld) – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin (20 Maret), telah menegaskan kembali tekat menyingkirkan organisasi yang menamakan diri sebagai “Negara Islam” (IS), di Irak.

Presiden AS, Donald Trump dan PM Irak, Haider al-Abadi
(Foto: Kantor Berita Vietnam)
Pada fihaknya, PM Irak, Haider al-Abadi berharap supaya dua fihak akan terus mengembangkan hubungan bilateral, baik di bidang pertahanan dan keamanan maupun di bidang kerjasama ekonomi dan energi serta di bidang-bidang yang lain, khususnya setelah dua fihak menandatangani permufakatan kemitraan strategis. PM Irak Haider al-Abadi juga menegaskan bahwa hubungan dengan AS punya makna yang paling penting bagi Irak, dan dua fihak sekarang merupakan mitra dalam perang anti IS. Menurut dia, hanya akan memerlukan sedikit waktu lagi sebelum Mosul dan seluruh wilayah Irak akan dibebaskan dari IS.
