Kongkrit-nya, menurut Kementerian Keuangan AS, para maujud ini telah langsung memberikan sumbangan kepada proses meningkatkan jaringan kabel di bawah tanah dan sistem komputer Rusia ketika bekerjasama dengan Bandan keamanan Federal Rusia (FSB). Kementerian Keuangan AS mengatakan bahwa hal-hal ini bisa mengancam keselamatan dan keamanan AS dan para sekutu-nya.

Kementerian Keuangan AS mengeluarkan sanksi tersebut berdasarkan tuduhan aktivitas-aktivitas teknologi dianggap milik Rusia, di antara-nya ada serangan siber NotPetya pada tahun lalu, yang menyasar pada sistem kawat listrik dan infrastruktur AS. Di samping itu, AS juga secara sepihak menuding Rusia mengikuti jaringan kabel informasi di bawah laut yang sudah mengandung data-data telekomunikasi dari negara-negara.